Jangan Asal Campur! Benarkah Kombinasi Buah Bisa Jadi “Racun” di Tubuh? Ini Penjelasannya
LIFESTYLE,RIAUKU – Tren salad buah dan jus campur kian digemari masyarakat karena dianggap sehat dan praktis.
Namun belakangan muncul klaim bahwa beberapa kombinasi buah justru berbahaya bagi tubuh, bahkan disebut bisa menyebabkan gangguan pencernaan hingga anemia.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
- Bareskrim Tetapkan Ketua Kadin Sultra Tersangka Tambang Nikel Ilegal
Dalam artikel yang dimuat CNBC Indonesia berjudul “Cara Makan Buah yang Benar, Jangan Sampai Jadi Racun di Tubuh”, disebutkan beberapa kombinasi buah yang perlu dihindari, seperti pisang dengan jambu biji atau kiwi, buah asam dengan buah manis, hingga pepaya dengan lemon.
Lalu, benarkah kombinasi tersebut bisa membahayakan kesehatan?
Kombinasi Buah Disebut Bisa Ganggu Pencernaan
Salah satu kombinasi yang disebut perlu dihindari adalah buah bertepung seperti pisang dengan buah berprotein tinggi seperti jambu biji, aprikot kering, kiwi, alpukat, dan blackberry.
Disebutkan bahwa tubuh membutuhkan kondisi asam untuk mencerna protein dan kondisi alkali untuk memecah pati, sehingga mencampurnya dianggap dapat mengganggu sistem pencernaan.
Selain itu, buah asam seperti jeruk bali, stroberi, apel, delima, dan persik juga diklaim tidak boleh dikombinasikan dengan buah manis seperti pisang dan kismis karena bisa memicu mual, asidosis, dan sakit kepala.
Kombinasi pepaya dan lemon bahkan disebut sebagai salah satu yang terburuk dan diklaim dapat menyebabkan ketidakseimbangan hemoglobin atau anemia, terutama pada anak-anak.
Tak hanya itu, konsumsi buah dan sayur secara bersamaan juga dinilai kurang baik karena kandungan gula dalam buah disebut dapat menghambat proses pencernaan sayuran.
Perlu Bijak dan Tidak Berlebihan
Meski berbagai klaim tersebut beredar luas, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa buah tetap merupakan sumber nutrisi penting seperti kalium, vitamin C, asam folat, serta antioksidan yang dibutuhkan tubuh.
Yang terpenting adalah:
Tidak mengonsumsi buah secara berlebihan
Memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing Menghindari kombinasi tertentu jika memang menimbulkan keluhan pada tubuh
Setiap orang memiliki respons pencernaan yang berbeda.
Jika setelah mengonsumsi kombinasi buah tertentu muncul rasa tidak nyaman, kembung, atau mual, sebaiknya hentikan dan konsultasikan dengan tenaga medis.
Pada akhirnya, buah bukanlah “racun”, tetapi pola konsumsi yang tidak tepat dan berlebihanlah yang bisa memicu masalah.
Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam memilih dan mengombinasikan makanan, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum dipastikan kebenaran medisnya.(*04*)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar