Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja

Para anak yatim yang hadir dalam acara buka puasa bersama dengan manajemen Hotel BATIQA, Selasa, 17 Maret 2026. (ist)

PEKANBARU, RIAUKU - Suasana hangat Ramadhan terasa berbeda di BATIQA Hotel Pekanbaru, Selasa, 17 Maret 2026. Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun pelan, mengawali momen kebersamaan yang mengundang haru. Anak-anak panti asuhan, warga sekitar, hingga rekan media duduk dalam satu ruang, menunggu waktu berbuka. Di tengah hiruk pikuk kota, malam itu berubah jadi ruang sederhana yang penuh makna.

Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) digelar dalam bentuk buka puasa bersama yang melibatkan Panti Asuhan Darul Ilmi serta masyarakat sekitar. Agenda ini tidak sekadar seremoni tahunan. Ada pesan kebersamaan yang terus dirawat. Ada pula upaya menjaga hubungan yang sudah lama terjalin.

Acara berlangsung dalam suasana santai dan hangat. Pembacaan Al-Qur’an menjadi pembuka. Tausiah Ramadhan kemudian mengisi ruang dengan pesan reflektif. Semua mengalir tanpa sekat.

Batiqa 1.jpg

Ramadhan Jadi Ruang Berbagi dan Menguatkan Ikatan

Momentum berbuka puasa bersama ini menjadi ruang temu antara manajemen hotel, masyarakat, dan media. Tidak ada protokoler kaku. Semua menyatu dalam suasana sederhana yang terasa dekat. Hidangan berbuka tersaji rapi, namun kebersamaan menjadi menu utama malam itu.

General Manager Alpino Indra Putra menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan dan mempererat silaturahmi,” ujarnya singkat. Kalimat itu menjadi napas dari keseluruhan kegiatan.

Saat adzan Maghrib berkumandang, seluruh tamu berbuka bersama. Tidak ada jarak antara manajemen dan tamu undangan. Semua duduk sejajar, menikmati momen yang terasa hangat. Kebersamaan itu tidak dibuat-buat, hadir secara alami.

Penyerahan cenderamata menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Perwakilan manajemen menyerahkan secara langsung sebagai bentuk apresiasi. Gestur ini menjadi simbol hubungan yang saling menghargai antara hotel, masyarakat, dan media.

Di sela kegiatan, manajemen juga memperkenalkan lebih dekat profil hotel kepada tamu undangan. BATIQA Hotel Pekanbaru merupakan hotel berbintang tiga yang berada di kawasan strategis pusat bisnis kota. Lokasi ini dikelilingi pusat perbelanjaan, kuliner, hingga hiburan malam yang mudah diakses.

Hotel ini memiliki 133 kamar dengan konsep nyaman dan fungsional. Fasilitas yang tersedia mencakup restoran, ruang pertemuan, pusat kebugaran, serta layanan antar-jemput bandara. Kombinasi fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tamu bisnis maupun wisata.

Batiqa 4.jpg

Komitmen Sosial dan Identitas Brand Lokal

Langkah menghadirkan kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian dari identitas hotel. Tidak hanya fokus pada layanan menginap, hotel juga berperan aktif dalam kehidupan sosial di sekitarnya. Pendekatan ini memberi nilai lebih di tengah persaingan industri perhotelan.

Sebagai bagian dari BATIQA Hotels Management, konsep yang diusung menggabungkan unsur etnik dengan layanan modern. Nama BATIQA berasal dari kata batik dan kualitas A. Filosofi ini diterjemahkan dalam pelayanan yang konsisten dan berkarakter.

Jaringan BATIQA Hotels telah hadir di berbagai kota seperti Pekanbaru, Palembang, Lampung, Jababeka, Karawang, Cirebon, dan Surabaya. Ekspansi ini memperkuat posisi brand sebagai jaringan hotel lokal dengan standar nasional.

Program CSR Ramadhan menjadi salah satu cara untuk menjaga kedekatan dengan lingkungan sekitar. Interaksi langsung dengan masyarakat memberi ruang komunikasi yang lebih terbuka. Kegiatan seperti ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap brand.

Perlahan, peran hotel bergeser dari sekadar tempat singgah menjadi bagian dari komunitas. BATIQA Hotel Pekanbaru menunjukkan arah tersebut melalui aksi nyata yang sederhana namun berdampak.

Batiqa 2.jpg

Lebih dari Sekadar Buka Puasa

Kegiatan ini menyiratkan pesan kuat tentang arti kebersamaan. Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk berbagi dan mempererat hubungan sosial. Dalam ruang yang sama, berbagai latar belakang melebur tanpa jarak.

Malam itu berakhir tanpa kemewahan berlebihan. Namun kesan yang tertinggal terasa lebih dalam. Senyum anak-anak panti, obrolan ringan warga, serta kehadiran media menjadi potret kebersamaan yang sulit dilupakan.

Komitmen menghadirkan program sosial akan terus dijaga. Harapannya, kegiatan serupa dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya di bulan Ramadhan, namun juga di waktu lain. ridhwan/01

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.