Ketua MKA LAM Pekanbaru Kecam Dugaan Pesta Waria di Pekanbaru

Video Dugaan Pesta Waria bikin heboh masyarakat Pekanbaru. (int)

PEKANBARU - Dugaan adanya aktivitas pesta waria di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pekanbaru, menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka menyayangkan hal ini terjadi.

Aktivitas waria yang viral di media sosial dan ramai jadi perbincangan publik ini dinilai telah mencedarai nilai-nilai budaya Melayu dan syariat Islam. 

Ia mengingatkan bahwa falsafah "Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah" bukan sekadar slogan, melainkan pedoman hidup yang harus dihormati oleh siapa pun yang beraktivitas di tanah ini.

"Saya selaku Ketua MKA LAM Pekanbaru mengecam keras kejadian ini. Ini adalah Bumi Melayu, tanah yang menjunjung tinggi adab dan agama. Kami minta dengan tegas," tegas Datuk Seri Rizky Bagus Oka kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Oka jga mengingatkan, jangan ada upaya sedikit pun untuk menormalisasi perilaku menyimpang atau LGBT di Kota Bertuah ini. "Hal-hal seperti ini mencederai perasaan masyarakat dan menodai marwah negeri," tegas dia lagi. 

Menanggapi langkah Polresta Pekanbaru yang mulai menyelidiki kasus ini, Datuk Seri memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Namun, ia juga mendesak agar Pemerintah Kota Pekanbaru dan aparat penegak hukum tidak sekadar memberikan teguran, melainkan sanksi tegas jika terbukti adanya pelanggaran.

Diketahui, peristiwa ini terjadi saat media sosial di Pekanbaru diguncang beredarnya video pesta Waria. Video berdurasi 28 detik itu diduga memperlihatkan pesta Waria (laki-laki bergaya perempuan).

Video tersebut memicu gelombang reaksi publik, mulai dari keprihatinan hingga kemarahan, karena dinilai tidak sejalan dengan nilai budaya dan agama.

Video diunggah akun TikTok @welia398, itu terlihat sejumlah individu berpesta di dalam ruangan tempat hiburan malam. Diiringi musik dan cahaya lampu dengan acara khusus seperti ajang penghargaan.

Dalam video terlihat, seseorang membawa piala dan bunga yang kemudian diberikan kepada peserta lain, sehingga memunculkan dugaan adanya kegiatan semacam pemilihan atau penganugerahan seperti "Ratu Waria". (h/dmy)


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.