Tren Dark Showering Viral: Mandi dalam Gelap Diklaim Redakan Stres dan Bantu Tidur Nyenyak, Ini Kata Ahli
PEKANBARU, RIAUKU.COM – Tren gaya hidup baru bernama dark showering atau mandi dalam gelap kini ramai diperbincangkan di media sosial. Praktik ini banyak dicoba oleh anak muda karena dipercaya mampu meredakan stres dan meningkatkan kualitas tidur secara signifikan.
Dark showering dilakukan dengan mematikan lampu kamar mandi atau menggunakan pencahayaan sangat redup saat mandi. Banyak pengguna media sosial mengaku merasa lebih tenang, rileks, bahkan lebih cepat mengantuk setelah mandi dalam kondisi minim cahaya.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
- Bareskrim Tetapkan Ketua Kadin Sultra Tersangka Tambang Nikel Ilegal
Fenomena ini muncul di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap metode relaksasi sederhana di rumah, terutama setelah aktivitas padat dan paparan layar gadget sepanjang hari.
Didukung Penjelasan Ilmiah
Sejumlah ahli menyebut mandi dalam gelap memiliki dasar ilmiah. Cahaya terang diketahui dapat menghambat produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur manusia. Sementara itu, suasana gelap atau redup membantu otak mengirim sinyal bahwa tubuh sudah waktunya beristirahat.
"Lingkungan yang redup dapat membantu tubuh masuk ke mode relaksasi, menurunkan stimulasi sensorik, dan mempersiapkan tidur,” ujar beberapa pakar kesehatan tidur.
Selain itu, mandi dengan cahaya minim juga dinilai dapat meningkatkan kesadaran diri (mindfulness), membuat seseorang lebih fokus pada sensasi air, pernapasan, dan kondisi tubuh.
Tetap Perhatikan Faktor Keselamatan
Meski menawarkan manfaat, para ahli menegaskan bahwa mandi dalam gelap tidak boleh dilakukan dalam kondisi gelap total. Risiko terpeleset atau terbentur benda di kamar mandi bisa meningkat jika tidak ada pencahayaan sama sekali.
Penggunaan lampu redup, lampu tidur, atau lilin (dengan penempatan aman dan jauh dari air) disarankan agar tetap aman. Selain itu, lantai kamar mandi harus kering dan tidak licin.
Tren Relaksasi di Era Digital
Tren dark showering mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan kualitas tidur. Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan penuh distraksi digital, metode relaksasi sederhana seperti ini menjadi alternatif menarik yang mudah dilakukan di rumah.
Namun, para ahli mengingatkan bahwa dark showering bukan pengganti terapi medis atau perawatan gangguan tidur serius. Jika mengalami insomnia kronis atau stres berat, disarankan tetap berkonsultasi dengan tenaga profesional.*04*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar