Dikira Tertidur di Kursi Kedai, Pria 31 Tahun di Pekanbaru Ternyata Sudah Tak Bernyawa

Ilustrasi kejadian kematian seorang pria di Jalan Dharma Bakti. (AI)

PEKANBARU, RIAUKU.COM — Suasana siang di Jalan Dharma Bakti, Kelurahan Labuhbaru Barat, Kota Pekanbaru, mendadak berubah pilu pada Kamis (19/2/2026). Seorang pria bernama Toni (31) ditemukan meninggal dunia di depan sebuah kedai harian, tempat ia kerap terlihat beristirahat.

Korban pertama kali ditemukan dalam posisi terbaring di kursi yang berada tepat di depan kedai. Awalnya, karyawan toko tidak menaruh kecurigaan. Mereka mengira Toni hanya tertidur, sebagaimana yang kerap terjadi pada hari-hari sebelumnya.

Menurut keterangan warga sekitar, korban memang sering singgah dan beristirahat di lokasi tersebut. Karena itu, saat melihatnya terbaring dengan posisi yang sama seperti biasanya, karyawan kedai tidak langsung merasa ada yang janggal.

Namun seiring waktu berlalu, Toni tak kunjung bangun. Karyawan sempat memanggil namanya berulang kali, tetapi tidak ada respons. Rasa curiga pun muncul. Ia kemudian meminta bantuan rekan kerjanya untuk memastikan kondisi korban.

Ketika diperiksa lebih dekat, tubuh Toni tidak menunjukkan reaksi apa pun. Warga yang berada di sekitar lokasi pun mulai berdatangan, sementara pihak kedai segera melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Payung Sekaki, Iptu Irfan Susanto, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara.

“Korban saat dicek sudah dalam posisi terlungkup dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” ujar Irfan saat dikonfirmasi, Sabtu (21/02/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ada luka mencurigakan maupun indikasi perkelahian di sekitar tempat kejadian. Barang-barang milik korban juga disebut masih berada di tempatnya.

Berdasarkan keterangan awal dan hasil pemeriksaan luar, aparat menduga korban meninggal dunia akibat sakit. Dugaan tersebut diperkuat dengan tidak ditemukannya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Pihak keluarga yang datang ke lokasi memilih untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Keputusan itu dihormati oleh aparat kepolisian. “Diduga korban meninggal dunia karena sakit. Tidak ditemukan unsur tindak pidana,” tegas Irfan.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah Toni kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Suasana duka menyelimuti keluarga dan warga sekitar yang mengenal korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi orang-orang di sekitar, terutama ketika melihat seseorang dalam keadaan tidak biasa. Respons cepat warga dan pelaporan kepada pihak berwenang dinilai membantu memastikan penanganan berjalan dengan cepat dan tepat. *03*


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.