Hangatnya Buka Puasa Bersama Mahasiswa Siak, Bupati Afni Zulkifli Serap Aspirasi hingga Bahas Solusi Beasiswa

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama antara Bupati Siak

Pekanbaru – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama antara Bupati Siak, , dengan mahasiswa asal Kabupaten Siak yang menempuh pendidikan di Pekanbaru.

Kegiatan yang digelar di Mess Mahasiswa Siak Pekanbaru, Minggu (8/3/2026), itu menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi generasi muda daerah.

Tidak sekadar berbuka puasa bersama, pertemuan tersebut juga diisi dengan dialog terbuka.

Para mahasiswa memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai pandangan, harapan, hingga persoalan yang mereka hadapi selama menjalani pendidikan di perantauan.

Salah satu isu yang mencuat dalam diskusi adalah keterlambatan penyaluran beasiswa daerah yang selama ini menjadi salah satu penopang utama bagi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Afni menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak saat ini tengah menghadapi tantangan dalam pengelolaan anggaran daerah.

Menurutnya, pemerintah harus menyesuaikan sejumlah program dengan kondisi kemampuan keuangan daerah, sekaligus menetapkan skala prioritas bagi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami memahami apa yang dirasakan adik-adik mahasiswa, terutama terkait beasiswa. Namun saat ini pemerintah daerah juga harus menyesuaikan sejumlah program dengan kondisi anggaran yang ada,” ujar Afni.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk mencari solusi agar program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Siak dapat terus berjalan.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi masa depan daerah.

"Pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Kami tentu ingin mahasiswa Siak dapat terus melanjutkan pendidikan dengan baik dan kelak menjadi generasi yang membangun daerah,” tambahnya.

Selain persoalan beasiswa, diskusi juga menyoroti pengelolaan Mess Mahasiswa Siak di Pekanbaru yang menjadi fasilitas tempat tinggal bagi mahasiswa dari daerah tersebut.

Ketua RT 05 setempat, Zainal, berharap keberadaan mahasiswa di lingkungan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban serta membangun komunikasi yang baik antara mahasiswa dan warga.

"Kami berharap mahasiswa yang tinggal di sini bisa saling mengenal dengan masyarakat, menjaga ketertiban, serta menghormati lingkungan sekitar,” ujar Zainal.

Ia juga mengusulkan agar pengelolaan mess mahasiswa dapat ditata lebih baik, termasuk dengan adanya kesepakatan aturan bersama serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemasyarakatan di lingkungan sekitar.

Menanggapi hal itu, Bupati Afni berharap Mess Mahasiswa Siak tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang produktif bagi mahasiswa untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan mengembangkan berbagai kegiatan positif.

"Mess mahasiswa ini merupakan aset daerah yang disediakan untuk mendukung adik-adik dalam menempuh pendidikan. Kami berharap tempat ini menjadi ruang yang hidup, tempat bertukar gagasan dan melahirkan ide-ide untuk kemajuan daerah,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Afni mengajak para mahasiswa untuk terus menjaga semangat belajar serta tetap memiliki kepedulian terhadap daerah asal. Ia berharap generasi muda Siak dapat kembali ke daerah dan turut mengambil peran dalam pembangunan.

"Mahasiswa adalah generasi penerus daerah. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik Kabupaten Siak, dan kelak kembali untuk bersama-sama membangun daerah,” tutupnya.(*04*)

 

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.