Kekalahan Memalukan! Tottenham Dihajar Crystal Palace 1-3, Kini Cuma Selangkah dari Zona Degradasi
LONDON, RIAUKU.COM - Pertandingan Liga Inggris antara Tottenham Hotspur dan Crystal Palace berlangsung panas sejak awal. Duel yang digelar Jumat dini hari itu berubah menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah. Spurs akhirnya menyerah 1-3 dalam laga yang penuh kontroversi.
Hasil tersebut membuat posisi Tottenham semakin tertekan di papan klasemen. Tim asal London itu kini berada di peringkat ke-16 dengan 29 poin. Jarak mereka hanya satu angka dari zona degradasi.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,992 Juta per Gram
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
Sementara itu, Crystal Palace justru pulang dengan senyum lebar. Kemenangan ini membawa mereka naik ke posisi ke-13 dengan 38 poin. Selisih yang cukup aman dari ancaman turun kasta.
Drama pertandingan bahkan sudah dimulai sejak menit ke-29. Penyerang Palace, Ismaila Sarr, sempat menjebol gawang Tottenham. Namun gol itu dianulir setelah pemeriksaan VAR yang cukup lama. Keputusan unik pun muncul karena sistem VAR menilai bagian wajah Sarr, tepatnya hidung, berada dalam posisi offside.
Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan di media sosial. Banyak penggemar sepak bola menyoroti detail aneh dari teknologi VAR. Beberapa bahkan bercanda dengan menyebut gol itu dianulir karena “hidung terlalu maju”.
Tottenham Sempat Unggul, Lalu Runtuh
Setelah drama VAR mereda, Tottenham justru sempat memimpin lebih dulu. Gol pembuka datang pada menit ke-34 melalui striker Dominic Solanke.
Solanke berhasil memanfaatkan umpan tarik dari Archie Gray. Dengan penyelesaian cepat di depan gawang, ia membawa Spurs unggul 1-0 dan membuat stadion bergemuruh.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Crystal Palace mendapat hadiah penalti pada menit ke-40 setelah Sarr dilanggar oleh bek Tottenham, Micky van de Ven.
Wasit tidak hanya menunjuk titik putih. Van de Ven juga langsung diganjar kartu merah karena dianggap menggagalkan peluang emas mencetak gol.
Sarr yang maju sebagai eksekutor tampil sangat tenang. Penyerang asal Senegal itu sukses menaklukkan kiper Guglielmo Vicario dan menyamakan skor menjadi 1-1. “Saya hanya fokus menendang dengan tenang,” ujar Sarr singkat setelah pertandingan.
Blunder Fatal Tottenham Mengubah Segalanya
Petaka bagi Tottenham belum berhenti di situ. Memasuki injury time babak pertama, kesalahan fatal di lini belakang memberi keuntungan besar bagi Crystal Palace.
Gelandang muda Adam Wharton berhasil merebut bola dari pemain Spurs. Ia kemudian mengirim umpan matang kepada Jørgen Strand Larsen yang langsung mencetak gol.
Gol tersebut membuat Crystal Palace berbalik unggul 2-1. Situasi Tottenham semakin sulit karena mereka harus bermain dengan sepuluh pemain.
Tidak berhenti sampai di situ, Palace kembali menghukum tuan rumah pada menit-menit terakhir babak pertama. Sarr kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Spurs.
Menerima assist dari Wharton, Sarr berhadapan langsung dengan Vicario. Ia dengan mudah mencetak gol kedua sekaligus membawa Palace memimpin 3-1 sebelum turun minum.
Spurs Menyerang, Palace Bertahan
Memasuki babak kedua, Tottenham mencoba bangkit meski bermain dengan sepuluh orang. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Crystal Palace.
Beberapa peluang sempat tercipta dari lini depan Spurs. Namun tak satu pun yang benar-benar mengancam gawang kiper Palace, Dean Henderson.
Crystal Palace memilih bermain lebih sabar dan disiplin di lini belakang. Strategi itu berhasil meredam agresivitas Tottenham yang terus mencoba memperkecil ketertinggalan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-1 tidak berubah. Kekalahan ini membuat tekanan terhadap Tottenham semakin besar di sisa musim.
Jika performa buruk terus berlanjut, ancaman degradasi bukan lagi sekadar bayangan. Spurs kini hanya berjarak satu poin dari zona merah Liga Inggris.*01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar