Kabar Baik! Sekolah Swasta di Riau Bisa Dapat Bantuan Renovasi Gedung Tahun Ini

PEKANBARU, RIAUKU.COM - Pemerintah Provinsi Riau kembali mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana sekolah. Tahun 2026 ini, lebih dari 100 SMA dan SMK diusulkan untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi dari pemerintah pusat. Menariknya, kesempatan tersebut tidak hanya terbuka untuk sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta.

Program ini menjadi kelanjutan dari upaya renovasi sekolah yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Pemerintah daerah menilai kondisi sarana belajar masih perlu ditingkatkan di berbagai wilayah. Banyak sekolah, terutama swasta, membutuhkan perbaikan ruang kelas, fasilitas belajar, hingga bangunan penunjang pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, menjelaskan program rehabilitasi sekolah memberi dampak langsung bagi kenyamanan belajar siswa. Perbaikan gedung juga membantu guru menjalankan proses belajar mengajar dengan lebih baik.

“Program ini memberi kesempatan luas, termasuk bagi sekolah swasta yang memenuhi syarat. Tujuannya agar kualitas pendidikan makin merata,” ujar Erisman, Rabu (4/3/2026).

Kadisdik Riau - Erisman Yahya.jpg

Sekolah Swasta Ikut Dapat Kesempatan

Pada 2025 lalu, program perbaikan sekolah telah menghasilkan sejumlah pembangunan penting. Sebanyak 45 SMA dan SMK berhasil direnovasi di berbagai daerah di Riau. Selain itu, pemerintah juga membangun satu Unit Sekolah Baru serta memperbaiki satu Sekolah Luar Biasa.

Hasil tersebut menjadi dasar untuk memperluas program pada tahun ini. Pemerintah daerah menilai kebutuhan perbaikan masih cukup tinggi, terutama di sekolah yang fasilitasnya sudah mulai menua.

“Alhamdulillah tahun lalu ada 45 SMA dan SMK yang direnovasi. Ditambah satu Unit Sekolah Baru dan satu SLB yang juga dibangun,” kata Erisman.

Pada 2026, jumlah sekolah yang diajukan meningkat signifikan. Sebanyak 33 SMK dan 76 SMA sudah masuk dalam daftar usulan kepada pemerintah pusat. Jika disetujui, perbaikan akan mulai dikerjakan tahun ini.

Bagi sekolah swasta, program ini menjadi peluang penting. Banyak sekolah nonnegeri di daerah menghadapi keterbatasan dana untuk memperbaiki bangunan. Bantuan rehabilitasi dari pemerintah dapat membantu memperbaiki ruang kelas, atap sekolah, hingga fasilitas belajar yang rusak.

Proses Seleksi Ketat untuk Sekolah Penerima

Meski kesempatan terbuka luas, tidak semua sekolah bisa langsung menerima bantuan. Pemerintah daerah menerapkan sejumlah persyaratan agar bantuan tepat sasaran.

Sekolah yang diajukan harus memiliki dokumen kepemilikan lahan yang jelas. Sertifikat tanah menjadi syarat utama agar pembangunan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. Selain itu, sekolah juga harus melampirkan foto kondisi bangunan yang menunjukkan kebutuhan perbaikan.

“Setiap sekolah harus memenuhi syarat administrasi dan menunjukkan kondisi bangunan yang memang layak direhab,” jelas Erisman.

Usulan dari pemerintah daerah kemudian akan diverifikasi kembali oleh kementerian. Jika semua persyaratan dinilai lengkap dan layak, barulah program rehabilitasi dapat dilaksanakan.

Menariknya, sistem pengerjaan program ini menggunakan mekanisme swakelola. Artinya, anggaran dari kementerian akan langsung disalurkan ke sekolah penerima bantuan.

Dengan sistem ini, sekolah memiliki peran lebih besar dalam mengelola proses perbaikan. Mereka dapat menyesuaikan pembangunan dengan kebutuhan di lapangan, tentu dengan mengikuti petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

“Anggaran nanti langsung ke sekolah. Sekolah yang mengelola pengerjaan sesuai aturan yang berlaku,” kata Erisman.

Harapan Pendidikan Lebih Merata

Program rehabilitasi sekolah diharapkan mampu memperbaiki kualitas sarana pendidikan di berbagai daerah di Riau. Banyak sekolah di wilayah kabupaten masih membutuhkan ruang belajar yang lebih layak.

Bagi sekolah swasta, dukungan ini juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan mutu pendidikan. Fasilitas yang baik akan membantu siswa belajar dengan lebih nyaman dan fokus.

Pemerintah daerah berharap program ini dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah. Dengan ruang belajar yang lebih baik, siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi.

“Harapannya siswa bisa belajar dengan nyaman. Guru juga lebih mudah menjalankan proses belajar mengajar,” ujar Erisman.

Upaya memperbaiki fasilitas sekolah menjadi bagian dari langkah panjang meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Riau. Pendidikan yang baik dimulai dari ruang belajar yang layak dan lingkungan sekolah yang mendukung.*01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.