Paket Elektronik di Grogol Ternyata Berisi Sabu! Polisi Tangkap Kurir Narkoba 102 Gram
JAKARTA, RIAUKU.COM - Upaya aparat kepolisian memerangi narkoba kembali terlihat dari penangkapan seorang pria muda di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Paket elektronik yang dibawanya ternyata menyimpan sabu seberat lebih dari 100 gram. Penangkapan ini terjadi setelah petugas menerima informasi intelijen terkait aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut.
Pria berinisial ERI (22) ditangkap pada Senin pagi, 2 Maret 2026, sekitar pukul 10.50 WIB. Ia diamankan saat berada di pinggir Jalan Semeru Raya, kawasan yang ramai oleh aktivitas warga dan pedagang. Polisi langsung menghentikan langkahnya dan melakukan pemeriksaan terhadap paket yang ia bawa.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,992 Juta per Gram
Saat paket dibuka, petugas menemukan narkotika jenis sabu seberat 102,2 gram yang disembunyikan di dalam kemasan elektronik. Temuan ini langsung menguatkan dugaan awal aparat terkait rencana distribusi narkoba di wilayah Jakarta Barat. Pelaku kemudian dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Seorang perwakilan penyidik menjelaskan penangkapan dilakukan setelah tim menerima laporan masyarakat. “Kami bergerak berdasarkan informasi intelijen yang cukup kuat. Pelaku membawa sabu dalam paket elektronik yang diduga akan diedarkan di wilayah Jakarta Barat,” ujarnya.

Jaringan Narkoba Lintas Kota
Pemeriksaan awal terhadap pelaku membuka kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik kasus ini. Dari keterangan sementara, pelaku tidak bekerja sendirian. Ia mengaku hanya bertugas membawa paket yang telah disiapkan pihak lain.
Penyidik kini menelusuri asal sabu tersebut sekaligus mencari pemasok yang diduga berada di luar Jakarta. Polisi menduga jaringan ini terhubung dengan sindikat distribusi narkoba lintas kota. Langkah pengembangan kasus terus dilakukan untuk membongkar mata rantai peredaran narkotika tersebut.
Perwakilan kepolisian menegaskan operasi seperti ini menjadi bagian dari upaya besar pemberantasan narkoba di berbagai daerah. Upaya serupa juga terus diperkuat oleh jajaran kepolisian di wilayah lain, termasuk Polda Riau yang aktif melakukan penindakan jaringan narkotika di Sumatra.
“Penindakan tidak berhenti pada satu pelaku. Kami terus menelusuri jaringan di belakangnya agar distribusi narkoba bisa diputus sampai ke akarnya,” kata penyidik.
Barang bukti sabu, paket elektronik, serta ponsel milik pelaku kini diamankan sebagai bahan penyidikan. Polisi juga menelusuri komunikasi digital pelaku untuk menemukan pihak yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Warga Dukung Penindakan Tegas Polisi
Penangkapan di kawasan Grogol Petamburan sempat menarik perhatian warga sekitar. Lokasi kejadian berada di jalan yang cukup padat, sehingga proses penindakan sempat disaksikan sejumlah warga dari jarak aman.
Rina, salah seorang warga Grogol, mengaku lega setelah mengetahui polisi berhasil menangkap pelaku narkoba. Ia menilai langkah cepat aparat penting untuk menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman narkotika.
“Kami senang polisi cepat bertindak. Kasus seperti ini meresahkan warga, apalagi terjadi dekat kawasan tempat tinggal,” ujarnya.
Menurut warga, peredaran narkoba sering kali sulit terlihat karena pelaku menggunakan berbagai cara untuk menyembunyikan barang terlarang tersebut. Modus menyimpan sabu di dalam paket elektronik menjadi salah satu cara yang kini sering digunakan jaringan narkoba.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Kerja sama warga dinilai sangat membantu aparat dalam mengungkap jaringan narkotika yang semakin beragam modusnya.
“Peran masyarakat sangat penting. Informasi sekecil apa pun bisa membantu kami mencegah peredaran narkoba,” kata petugas.
Kasus ini menjadi pengingat keras tentang bahaya narkoba yang terus mengincar berbagai lapisan masyarakat. Aparat kepolisian menegaskan operasi pemberantasan narkotika akan terus dilakukan secara intensif demi melindungi generasi muda dari ancaman tersebut. *aris/01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar