Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Eukaliptus PT RAPP, Motor Misterius Terparkir Dekat TKP
KUANTAN SINGINGI, RIAUKU.COM - Penemuan tulang belulang manusia di areal perkebunan eukaliptus PT RAPP di Kuantan Singingi menggegerkan pekerja dan warga sekitar. Kerangka itu ditemukan berserakan tidak jauh dari aliran sungai kecil, sementara sebuah sepeda motor tanpa plat terparkir sekitar 300 meter dari lokasi.
Temuan tersebut langsung memicu penyelidikan aparat kepolisian. Tim dari Polsek Singingi Hilir bersama Satreskrim Polres Kuantan Singingi turun ke lokasi untuk mengamankan area serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,992 Juta per Gram
Polisi juga membawa tengkorak manusia ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk pemeriksaan forensik. Langkah ini dilakukan guna memastikan identitas korban serta mengungkap penyebab kematian.
Ditemukan Saat Pekerja Membersihkan Lahan
Kerangka manusia itu ditemukan di Compertemen E 057 PT RAPP Estate Teso Blok Teso Barat. Lokasi tersebut berada di Desa Bukit Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi.
Kapolsek Singingi Hilir Iptu Alferdo Krisnata Kaban mengatakan laporan pertama diterima dari pihak perusahaan pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.10 WIB. Setelah laporan masuk, polisi segera menyiapkan tim untuk melakukan pengecekan lokasi.
“Sekitar pukul 10.00 WIB tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk pengecekan serta olah tempat kejadian perkara,” kata Alferdo, Rabu (4/3/2026).
Penemuan tulang manusia sebenarnya terjadi sehari sebelumnya. Saat itu sejumlah pekerja sedang membersihkan gulma di areal perkebunan sejak pagi hari.
Sekitar pukul 17.00 WIB, salah satu pekerja bernama Palisbet melihat sesuatu yang mencurigakan di dekat aliran sungai kecil. Ia kemudian mendekat dan menemukan tulang belulang berserakan di tanah.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada mandor dan pihak manajemen perusahaan. Informasi kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian. “Pekerja melihat tulang manusia berserakan di lokasi kerja mereka,” ujar Kapolsek.

Motor Misterius di Dekat Lokasi
Saat melakukan pengecekan awal pada malam hari, pihak perusahaan menemukan sebuah sepeda motor di sekitar areal tanaman eukaliptus. Motor tersebut berada tidak jauh dari lokasi ditemukannya kerangka manusia.
Motor yang ditemukan merupakan Suzuki Smash tanpa nomor polisi. Kondisinya terlihat mencurigakan karena rantai kendaraan dalam keadaan tergembok.
Selain itu, kepala busi motor juga sudah dicabut. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak bisa digunakan.
“Motor ditemukan terparkir di kebun eukaliptus dengan rantai terkunci dan kepala busi dilepas,” kata Alferdo.
Kerangka manusia ditemukan sekitar 300 meter dari posisi motor tersebut. Di sekitar lokasi juga ditemukan papan asbuk yang biasa digunakan dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin atau PETI.
Polisi juga menemukan sehelai pakaian di sekitar area kerangka. Barang-barang tersebut kini diamankan sebagai bagian dari barang bukti.
Diduga Milik Warga yang Dilaporkan Hilang
Dari hasil keterangan saksi, sepeda motor yang ditemukan diduga milik seorang warga Desa Bukit Raya. Pria tersebut berinisial T dan berusia sekitar 47 tahun.
Saksi berinisial SM yang mengenal pemilik motor menyebut kendaraan itu milik T. Pria tersebut diketahui bekerja sebagai pendulang emas yang berpindah-pindah lokasi. Menurut informasi keluarga, T sudah tidak pulang ke rumah sejak 18 Februari 2026. Sejak saat itu keberadaannya tidak diketahui.
Keluarga juga telah melaporkan kehilangan tersebut kepada aparat desa. Informasi ini kemudian menjadi salah satu petunjuk dalam penyelidikan polisi. Namun aparat belum memastikan identitas kerangka manusia yang ditemukan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
Polisi Tunggu Hasil Forensik
Setelah olah tempat kejadian perkara selesai dilakukan, polisi memasang garis pembatas di lokasi penemuan. Langkah ini dilakukan agar area tetap steril dari aktivitas warga.
Barang bukti seperti sepeda motor, pakaian, serta beberapa benda lain turut diamankan. Polisi juga telah menghubungi keluarga yang diduga memiliki hubungan dengan korban.
Tengkorak manusia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Pemeriksaan forensik dilakukan untuk memastikan identitas korban serta penyebab kematian.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana mengatakan penyelidikan masih terus berjalan. Tim penyidik sedang mengumpulkan berbagai keterangan di lapangan.
“Hingga sekarang Satreskrim Polres Kuansing bersama Polsek Singingi Hilir masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kematian dan memastikan identitas kerangka tersebut,” kata Hidayat.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut. Polisi akan menyampaikan perkembangan penyelidikan setelah hasil pemeriksaan forensik selesai.
Penemuan kerangka manusia di tengah kebun eukaliptus ini membuat warga sekitar terkejut. Banyak yang berharap misteri kematian tersebut segera terungkap sehingga keluarga korban mendapat kepastian. *01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar