Lonjakan Pemudik Diprediksi Tinggi, Dishub Bengkalis Kerahkan 5 Kapal Penyeberangan
BENGKALIS, RIAUKU.COM – Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah mulai terasa gaungnya di Bengkalis. Dinas Perhubungan setempat bergerak lebih awal dengan menyiagakan lima kapal RoRo di lintasan Air Putih–Sungai Selari agar perjalanan pemudik berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Persiapan itu dilakukan sejak awal Maret. Jalur penyeberangan Air Putih di Pulau Bengkalis menuju Sungai Selari di Sei Pakning dikenal sebagai jalur utama mobilitas masyarakat. Saat musim mudik tiba, jalur ini berubah menjadi salah satu titik paling sibuk di wilayah tersebut.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis memilih memperkuat armada kapal penyeberangan. Tujuannya sederhana, memberi ruang lebih besar bagi kendaraan dan penumpang yang memadati pelabuhan menjelang Idulfitri.
Lima Armada Kapal Disiagakan
Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Ardiansyah melalui Kepala Bidang Pelayaran Edi Kurniawan menjelaskan kesiapan armada sudah disusun dalam skema angkutan Lebaran tahun ini. Pihaknya memastikan armada laut menjadi perhatian utama selain fasilitas di pelabuhan.
“Untuk sisi laut, kami sudah menyiapkan lima armada kapal yang siap melayani arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Seluruhnya masuk dalam skema operasional angkutan Lebaran,” kata Edi Kurniawan, Rabu, 4 Maret 2026.
Lima kapal tersebut berasal dari beberapa operator penyeberangan. Dua kapal milik PT Jembatan Nusantara yaitu KMP Swarna Putri dan KMP Bahari Nusantara.
Kemudian dua kapal dari PT ALP yaitu KMP Mutiara Pertiwi 2 serta KMP Permata Lestari 3. Satu kapal tambahan berasal dari operator baru PT STL yaitu KMP Sereia Domar.
Kehadiran kapal tambahan itu memberi harapan baru. Kapasitas angkut di lintasan Air Putih–Sungai Selari diperkirakan meningkat sehingga antrean kendaraan bisa ditekan.
Edi menilai tambahan armada sangat penting. Setiap musim mudik, volume kendaraan pribadi dan angkutan barang sering melonjak tajam.
“Tambahan armada memberi ruang lebih luas untuk kendaraan pemudik. Kami berharap antrean di pelabuhan bisa berkurang,” ujarnya.
Jalur Vital Menuju Pulau Bengkalis
Lintasan Air Putih–Sungai Selari memiliki peran vital bagi masyarakat. Jalur ini menjadi penghubung utama Pulau Bengkalis dengan wilayah daratan Sumatra di Kecamatan Bukit Batu.
Setiap hari ratusan kendaraan melintas di jalur ini. Aktivitas perdagangan, perjalanan keluarga, hingga distribusi logistik bergantung pada kapal RoRo yang beroperasi.
Ketika Lebaran tiba, jumlah penumpang meningkat drastis. Banyak warga yang merantau pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi.
Kondisi itu sering memicu antrean panjang di pelabuhan. Pada beberapa musim mudik sebelumnya, kendaraan bahkan harus menunggu beberapa jam sebelum naik kapal.
Dishub Bengkalis berupaya mengantisipasi situasi tersebut. Penambahan armada menjadi langkah paling realistis untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan.
Koordinasi juga dilakukan dengan para operator kapal. Jadwal keberangkatan dijaga agar tetap teratur dan tidak menimbulkan penumpukan kendaraan.
“Koordinasi terus kami lakukan dengan seluruh operator kapal. Jadwal keberangkatan diatur agar pelayanan tetap lancar,” kata Edi.
Pemeriksaan Keselamatan Armada
Selain menyiapkan armada, Dishub Bengkalis melakukan pemeriksaan teknis pada seluruh kapal. Langkah ini penting untuk memastikan setiap kapal memenuhi standar keselamatan pelayaran.
Pemeriksaan meliputi kondisi mesin, sistem navigasi, hingga kelengkapan alat keselamatan. Semua proses dilakukan sebelum masa puncak arus mudik dimulai.
Edi memastikan seluruh kapal yang disiapkan berada dalam kondisi laik laut. Armada tersebut juga masih beroperasi normal dalam pelayanan harian.
“Kelima kapal dalam kondisi baik dan laik jalan. Saat ini masih aktif melayani penyeberangan dan tetap kami siagakan penuh saat angkutan Lebaran,” ujarnya.
Kesiapan armada ini diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat. Penumpang dapat menyeberang tanpa khawatir terhadap kondisi kapal.
Dishub Bengkalis juga berencana meningkatkan pengawasan selama masa mudik. Petugas akan ditempatkan di area pelabuhan untuk mengatur arus kendaraan.
Imbauan untuk Calon Pemudik
Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan baik. Informasi jadwal keberangkatan kapal perlu dipantau secara berkala.
Langkah ini penting agar pemudik tidak datang bersamaan dalam satu waktu. Penumpukan kendaraan di area pelabuhan dapat dihindari jika perjalanan diatur sejak awal.
Dishub juga mengingatkan pemudik mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan. Pengemudi diminta mengikuti arahan petugas saat antrean kendaraan masuk kapal.
Selain itu, masyarakat diimbau datang lebih awal ke pelabuhan. Waktu tunggu akan lebih singkat jika kedatangan tidak berdekatan dengan jadwal keberangkatan kapal.
Dengan kesiapan lima armada RoRo tersebut, pemerintah daerah berharap arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Bengkalis berlangsung lebih tertib. Perjalanan menuju kampung halaman diharapkan terasa lebih nyaman bagi ribuan pemudik yang menyeberangi selat setiap tahun.*01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar