Fly Over Arengka Kembali Makan Korban, Dishub Pekanbaru Keluarkan Peringatan Serius

Plt Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi (ist)

PEKANBARU, RIAUKU.COM - Fly over Pasar Pagi Arengka di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, kembali memantik perhatian publik setelah kecelakaan tragis menimpa seorang pengendara motor perempuan. Insiden yang terjadi pada akhir Februari itu menambah daftar kecelakaan di jalur layang tersebut. Pemerintah Kota Pekanbaru kini mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menyampaikan imbauan khusus kepada pengendara. Ia meminta masyarakat, terutama pengguna sepeda motor, tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi saat melintas di fly over.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya kendaraan roda dua, agar lebih berhati-hati dan menjaga kecepatan. Jangan mengebut ketika melintasi fly over,” ujar Masykur, Rabu 4 Maret 2026.

Menurutnya, jalur layang tersebut memiliki karakter tikungan dan ketinggian yang menuntut pengendara lebih waspada. Kesalahan kecil dalam mengendalikan kendaraan bisa berakibat fatal, terutama bagi pengendara roda dua.

Siapkan Evaluasi Keselamatan

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fly over Pasar Pagi Arengka. Langkah ini dilakukan setelah beberapa kecelakaan terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Masykur mengatakan evaluasi akan mencakup aspek keselamatan jalan. Pemerintah akan melihat kebutuhan tambahan rambu lalu lintas, marka jalan, hingga penanda tikungan yang lebih jelas bagi pengendara.

“Nanti akan kami lakukan evaluasi. Jika dibutuhkan pemasangan rambu-rambu tambahan atau penanda adanya belokan, tentu akan kami pasang,” kata Masykur.

Menurutnya, penambahan rambu dan penanda visual penting untuk membantu pengendara membaca kondisi jalan. Terutama pada malam hari atau saat cuaca kurang bersahabat.

Dishub juga membuka kemungkinan koordinasi dengan instansi terkait untuk memperkuat sistem keselamatan di jalur tersebut. Tujuannya mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.

Flyover pasar pagi arengkailustrasi.jpg

Deretan Kecelakaan

Kecelakaan terbaru terjadi pada Jumat 27 Februari 2026. Seorang pengendara sepeda motor perempuan dilaporkan terjatuh dari fly over Pasar Pagi Arengka. Insiden itu merupakan kecelakaan tunggal yang berujung pada meninggalnya korban.

Peristiwa tersebut mengingatkan kembali pada kejadian serupa beberapa tahun lalu. Pada 1 Desember 2021, seorang pengendara motor menabrak pembatas jalan di lokasi yang sama.

Pengendara itu diduga kehilangan konsentrasi saat melintas di jalur layang. Kendaraan menabrak pembatas dan korban akhirnya terjatuh dari fly over.

Insiden lain terjadi pada April 2025. Seorang pengendara motor pria dilaporkan kehilangan kendali dan terjatuh dari fly over Pasar Pagi Arengka.

Berbeda dengan kejadian sebelumnya, korban dalam peristiwa tersebut berhasil selamat. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Perlu Kewaspadaan Tinggi

Fly over Pasar Pagi Arengka mulai beroperasi pada tahun 2019. Sejak saat itu jalur ini menjadi salah satu akses penting yang menghubungkan arus lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta.

Namun, catatan kecelakaan menunjukkan jalur ini membutuhkan perhatian serius dari sisi keselamatan. Berdasarkan laporan yang dihimpun sejak 2019 hingga 2026, sedikitnya tiga kecelakaan serius terjadi di atas fly over tersebut.

Beberapa kecelakaan bahkan menyebabkan korban meninggal dunia. Kondisi ini membuat pemerintah kota menaruh perhatian khusus terhadap keamanan jalur tersebut.

Dishub Pekanbaru berharap masyarakat ikut berperan menjaga keselamatan di jalan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga konsentrasi, serta mematuhi rambu lalu lintas saat melintas di fly over.

“Kami berharap masyarakat lebih waspada saat berkendara di jalur layang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” kata Masykur. *01*


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.