Pasar Concong Luar Membara! Api dari Gudang Udang Ebi Diduga Jadi Pemicu

Kebakaran di Pasar Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir. (ist)

TEMBILAHAN, RIAUKU.COM - Langit pagi di Concong Luar berubah kelabu ketika api meloncat liar dari satu bangunan kayu ke bangunan lain. Asap hitam pekat membumbung tinggi, memicu kepanikan warga yang berlarian menyelamatkan diri dan harta seadanya.

Kebakaran hebat terjadi di Pasar Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Selasa, 3 Maret 2026. Peristiwa pertama kali dilaporkan sekitar pukul 07.15 WIB. Dalam hitungan jam, kobaran makin membesar dan belum berhasil dipadamkan.

Sejumlah warga menyiarkan langsung detik-detik kebakaran melalui media sosial. Dalam tayangan itu, api tampak melahap bangunan yang mayoritas berbahan kayu. Menjelang pukul 09.35 WIB, asap tebal masih menggulung di atas kawasan pasar.

Dugaan awal mengarah pada aktivitas pengolahan udang ebi di sebuah gudang milik Apeng yang berada di sekitar area pasar. Saat proses perebusan berlangsung, api dari tungku disebut membesar dan sulit dikendalikan. Percikan api diduga menyambar bangunan di sebelahnya.

“Waktu itu sedang merebus udang ebi. Api tungku tiba-tiba membesar dan langsung menyambar dinding Gedung Walid yang berada di samping gudang,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Api kemudian menjalar cepat ke Gedung Walid dan bangunan lain di sekitarnya. Material kayu yang kering membuat kobaran tak terbendung. Angin kencang dari arah laut mempercepat rambatan api ke permukiman.

Warga berupaya memadamkan api dengan ember dan selang air seadanya. Mereka membentuk barisan untuk menyiram titik api yang bisa dijangkau. Namun besarnya kobaran membuat usaha itu tak banyak membantu.

Akses menuju lokasi kebakaran terbilang sulit. Selang pipa air tidak mampu menjangkau pusat api. Jalan sempit memperlambat mobilitas peralatan pemadam.

“Kami sangat membutuhkan bantuan alat pemadaman tambahan dari kecamatan tetangga hingga Damkar kabupaten untuk mematikan api,” kata warga lain dengan suara cemas.

Sementara itu, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Indragiri Hilir dilaporkan bergerak dari Tembilahan menuju Kecamatan Concong. Perjalanan menuju lokasi memerlukan waktu karena jarak dan kondisi geografis wilayah pesisir. Warga menunggu dengan harap-harap cemas.

Peristiwa ini menyita perhatian masyarakat luas setelah video kebakaran beredar cepat di media sosial. Dalam siaran langsung, terdengar teriakan warga yang panik melihat api terus membesar. Beberapa orang tampak berusaha menyelamatkan barang dagangan dari dalam pasar.

Hingga berita ini diturunkan, api masih berkobar dan belum sepenuhnya dapat dilokalisasi. Belum ada laporan resmi terkait jumlah bangunan yang hangus maupun potensi korban jiwa. Aparat setempat masih melakukan pendataan sambil fokus membantu proses pemadaman.

Kebakaran di kawasan permukiman kayu seperti Concong Luar kerap menghadirkan risiko besar. Kombinasi material mudah terbakar dan angin laut menjadi tantangan tersendiri. Pagi itu, warga hanya bisa berharap api segera jinak dan tak lagi meluas. *01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.