Bupati Siak Beri Pesan Tegas ke Perusahaan: Utamakan Tenaga Kerja Lokal!

Bupati Siak,Afni Zulkifli. (ist)

SIAK, RIAUKU.COM - Ruang Rapat Zamrud di Komplek Rumah Rakyat, Siak Sri Indrapura, mendadak ramai pada Senin pagi, 2 Maret 2026. Bupati Siak, Afni Zulkifli, duduk di hadapan perwakilan sejumlah perusahaan. Ia menyampaikan pesan tegas: perusahaan di wilayah Siak diminta memberi prioritas kepada tenaga kerja lokal.

Pertemuan berlangsung dalam suasana serius namun terbuka. Perwakilan perusahaan, pejabat daerah, serta sejumlah lembaga daerah hadir dalam audiensi tersebut. Diskusi berfokus pada upaya memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

Afni membuka pertemuan dengan menyoroti peluang kerja bagi warga setempat. Banyak putra daerah memiliki keterampilan memadai. Namun sebagian masih belum terserap di sektor industri.

Audiensi ini dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah. Hadir pula staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan. Perwakilan lembaga daerah juga mengikuti pertemuan tersebut.

Pejabat dari beberapa dinas ikut hadir dalam forum tersebut. Di antaranya perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Siak, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Siak, serta Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak.

Dalam arahannya, Afni menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan perusahaan. Ia mengajak dunia usaha membangun ekonomi daerah bersama masyarakat. Tujuan utamanya meningkatkan kesejahteraan warga Siak.

“Kami berharap perusahaan memberi ruang lebih luas bagi tenaga kerja lokal,” kata Afni dalam audiensi tersebut, seperti disampaikan melalui keterangan Pemerintah Kabupaten Siak.

Indah Kiat.jpg

Pemkab Siak Dorong Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal

Pemerintah Kabupaten Siak melihat potensi tenaga kerja lokal cukup besar. Banyak lulusan sekolah maupun pelatihan memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri. Namun kesempatan kerja masih terbatas.

Afni menilai perusahaan dapat membantu mengatasi persoalan tersebut. Rekrutmen tenaga kerja lokal menjadi langkah konkret. Kebijakan ini diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Bupati Siak itu menilai keterlibatan warga lokal penting untuk mendorong pemerataan ekonomi. Lapangan kerja memberi penghasilan bagi keluarga. Efeknya terasa pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk menjembatani kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja, pemerintah daerah menyiapkan langkah baru. Pemkab Siak berencana membentuk badan usaha milik daerah. Lembaga ini akan mengelola layanan outsourcing tenaga kerja.

Rencana tersebut bertujuan mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja lokal. Sistem ini diharapkan memudahkan proses rekrutmen. Perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan.

“Kami ingin tenaga kerja daerah memiliki peluang lebih besar di industri yang beroperasi di Siak,” ujar Afni.

Bumi Siak Pusako.jpg

Perusahaan Diminta Jaga Infrastruktur Daerah

Dalam audiensi tersebut, Afni juga menyoroti kondisi infrastruktur. Banyak perusahaan menggunakan jalan milik pemerintah untuk aktivitas operasional. Jalan tersebut dilalui kendaraan berat setiap hari.

Aktivitas tersebut kerap mempercepat kerusakan jalan. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Warga yang melintas setiap hari ikut terdampak.

Afni meminta perusahaan ikut berpartisipasi menjaga infrastruktur. Perusahaan dapat membantu perawatan jalan. Kerja sama ini dianggap penting bagi kelancaran aktivitas ekonomi. “Kalau jalan rusak, masyarakat juga terkena dampaknya,” kata Afni.

Ia mengajak perusahaan memandang infrastruktur sebagai tanggung jawab bersama. Jalan yang baik membantu distribusi barang dan mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut juga mendukung aktivitas perusahaan.

Pemerintah daerah berharap kolaborasi ini berjalan berkelanjutan. Dunia usaha dapat memberi kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Perusahaan Didorong Berkontribusi bagi Pembangunan

Selain infrastruktur, Pemkab Siak menyoroti kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah. Pemerintah meminta perusahaan mematuhi kewajiban sesuai regulasi yang berlaku. Pendapatan daerah menjadi sumber pembiayaan pembangunan.

Kontribusi tersebut penting bagi penguatan kapasitas fiskal daerah. Dana dari Pendapatan Asli Daerah digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Afni juga menyinggung pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Wilayah Riau kerap menghadapi ancaman kebakaran dan banjir. Perusahaan diminta memiliki sistem tanggap darurat yang jelas.

Peralatan penanggulangan bencana perlu disiapkan di setiap lokasi operasional. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat juga harus berjalan baik. Langkah ini penting untuk mencegah kerugian besar.

Selain itu, perusahaan diharapkan aktif membantu program sosial. Afni mengajak dunia usaha ikut terlibat dalam pengentasan kemiskinan. Perusahaan dapat memberi dukungan kepada warga sekitar.

“Perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan. Ada tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar,” ujar Afni.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap muncul komitmen baru antara pemerintah dan dunia usaha. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka lapangan kerja bagi warga daerah. Pembangunan ekonomi di Kabupaten Siak pun diharapkan semakin merata dan berkelanjutan.*01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.