Brimob Riau Dekatkan Diri dengan Masyarakat Lewat Tarawih Keliling
PEKANBARU, RIAUKU.COM - Langit malam Pekanbaru terasa hangat pada awal Ramadan 2026. Personel Brimob Polda Riau berdiri di antara jamaah masjid, berseragam lengkap, ikut larut dalam saf salat tarawih. Kehadiran mereka membawa rasa aman bagi warga yang menjalani ibadah malam.
Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau menggelar kegiatan Tarawih Keliling di berbagai masjid dan mushalla, Senin, 2 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian selama bulan suci Ramadan.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Personel Brimob tidak hanya datang untuk beribadah. Mereka juga menyapa warga, berbincang dengan jamaah, dan memastikan suasana ibadah berlangsung tenang serta kondusif.
Tarawih Keliling di Masjid dan Mushalla
Kegiatan tarawih keliling berlangsung di sejumlah titik di wilayah Riau. Di antaranya Masjid Al-Anshor Kampung Tengah Simpang Benar, Mushola Al-Ikhlas PT Jatim Jaya Perkasa, Masjid As-Salam Kebun Rumbia PT Invomas, serta Masjid Al-Falah Kebun Kencana PT Invomas.
Kegiatan juga berlangsung di Masjid At-Taqwa Perumahan Manding PT Ekadura. Di setiap lokasi, personel Brimob hadir sejak sebelum salat dimulai hingga jamaah selesai menjalankan ibadah.
Warga menyambut kegiatan tersebut dengan hangat. Banyak jamaah mengaku merasa lebih nyaman ketika melihat aparat kepolisian ikut berada di lingkungan masjid.

Pendekatan Humanis di Bulan Ramadan
Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menilai tarawih keliling menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Menurut dia, kehadiran polisi di tengah jamaah mencerminkan pelayanan yang lebih humanis.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh personel meningkatkan keimanan selama Ramadan. Brimob juga harus tetap bersikap humanis dalam menjalankan tugas,” ujar I Ketut Gede Adi Wibawa di Pekanbaru.
Ia menilai kegiatan ibadah bersama warga memberi ruang dialog yang lebih hangat. Masyarakat dapat melihat langsung peran kepolisian sebagai pelindung sekaligus bagian dari komunitas.
Polisi Hadir Menjaga Ibadah
Kehadiran polisi di masjid tidak hanya terjadi di Pekanbaru. Sejumlah wilayah di Riau juga melaksanakan pengamanan ibadah tarawih untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Di Kabupaten Indragiri Hulu, misalnya, personel Polsek Kuala Cenaku melakukan patroli masjid pada malam Ramadan. Mereka memantau situasi di sekitar tempat ibadah dan memastikan tidak terjadi gangguan keamanan.
Patroli dilakukan di Masjid Nurul Fallah dan Masjid Al Huda di wilayah Kecamatan Kuala Cenaku. Personel juga menyampaikan imbauan keamanan kepada jamaah agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan.
Antisipasi Gangguan Keamanan
Kepolisian memprioritaskan pencegahan tindak pidana selama Ramadan. Fokus pengamanan meliputi potensi pencurian kendaraan, peredaran minuman keras, hingga gangguan ketertiban di sekitar masjid.
Ps Kasi Humas Polres Indragiri Hulu, Aiptu Misran, mengatakan Ramadan merupakan momentum ibadah yang harus dijaga ketenangannya. Polisi hadir untuk memastikan masyarakat dapat beribadah tanpa rasa khawatir.
“Ramadan adalah waktu umat Muslim beribadah dengan tenang. Polri hadir menjaga keamanan agar masyarakat dapat menjalankan salat tarawih secara khusyuk,” kata Misran.
Hasil pemantauan menunjukkan situasi wilayah Kuala Cenaku selama tarawih berlangsung aman dan tertib. Tidak ada laporan tindak pidana maupun gangguan kamtibmas.

Kedekatan Polisi dan Masyarakat
Kegiatan serupa juga dilakukan di Kabupaten Kampar. Personel Polres Kampar melaksanakan tarawih keliling bersama warga di Masjid Al-Ikhlas Bangkinang.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyebut kegiatan ini sebagai cara membangun kedekatan dengan masyarakat. Polisi ingin hadir tidak hanya saat terjadi gangguan keamanan.
“Kami ingin selalu dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi di masjid memberi rasa aman sekaligus memperkuat silaturahmi,” ujar Boby.
Tarawih keliling diharapkan memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga. Ramadan pun menjadi ruang pertemuan yang mempertemukan ibadah, keamanan, serta kebersamaan di tengah masyarakat Riau.*son/01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar