Pemko Pekanbaru Peringatkan Pihak Ketiga: Selesaikan Pasar Bawah Sekarang!

Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut (ist)

PEKANBARU, RIAUKU.COM – Revitalisasi Pasar Bawah kembali molor, memaksa pedagang menunggu kepastian untuk kembali berjualan. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan pihak ketiga harus menyelesaikan proyek sebelum Lebaran. Keterlambatan ini menimbulkan tekanan terhadap sektor UMKM yang bergantung pada lokasi ikonik tersebut.

Sejak November 2025, proyek yang dikelola PT Ali Akbar Sejahtera seharusnya rampung, namun hingga akhir Februari 2026, bangunan belum siap. Penjabat Sekda Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menekankan setiap perjanjian memiliki konsekuensi dan risiko bagi pihak ketiga. “Dalam perjanjian ada hak dan kewajiban. Kalau terjadi keterlambatan, tentu ada risikonya,” ujarnya.

Keterlambatan menurut pengembang disebabkan kendala teknis di lapangan. Pemko tetap meminta percepatan agar bangunan bisa segera difungsikan. Target pembukaan ditetapkan setelah Lebaran agar aktivitas ekonomi kembali normal.

Kepala Disperindag Pekanbaru Iwan Simatupang menyatakan pihak pengembang telah meminta perpanjangan enam bulan. Permintaan ini muncul setelah evaluasi dan pengawasan progres proyek. “Dari rapat terakhir, pengembang resmi minta tambahan waktu enam bulan,” kata Iwan.

Pedagang Menunggu Kepastian

pasarbawah1.jpg

Para pedagang terdampak langsung ketidakpastian jadwal. Siti, pedagang makanan, mengaku kesulitan menyusun strategi usaha dan promosi. “Kami sudah dijanjikan cepat selesai, tapi sampai sekarang belum juga usai,” katanya pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Puluhan pedagang lainnya masih menempati lokasi relokasi sementara dengan fasilitas terbatas. Kondisi ini membuat aktivitas jual beli kurang optimal dan menyulitkan pelanggan menemukan lapak. Ucik, pedagang cenderamata, menilai omzetnya turun drastis karena tempat baru tidak representatif.

Ketidakjelasan ini menimbulkan kecemasan bagi pelaku UMKM yang mengandalkan lalu lintas wisatawan. Pasar Bawah selama ini menjadi pusat tekstil, suvenir, dan kuliner khas Pekanbaru. Pemko berjanji akan menuntaskan revitalisasi agar denyut ekonomi kawasan kembali pulih.

Pemerintah Dorong Percepatan dan Pengawasan

Pemko Pekanbaru menekankan percepatan pengerjaan sebagai prioritas utama. Semua pihak diharapkan bekerja sesuai ketentuan kerja sama yang berlaku. Iwan menegaskan linimasa yang jelas penting untuk menjaga kepercayaan pedagang dan masyarakat.

Selain itu, pemerintah terus memonitor progres di lapangan untuk mengantisipasi keterlambatan lebih lanjut. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi berkala dan rapat koordinasi dengan pihak pengembang. Pemko menegaskan, setiap perpanjangan waktu harus sejalan dengan rencana untuk memastikan gedung baru siap beroperasi.

Keterlambatan revitalisasi ini juga menjadi peringatan bagi proyek publik lainnya. Transparansi, disiplin kontraktor, dan pengawasan ketat menjadi kunci agar proyek strategis tidak menghambat pertumbuhan UMKM. Pemko berkomitmen memastikan revitalisasi Pasar Bawah berjalan lancar demi mendukung ekonomi lokal dan wisata kota.*01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.