Lapas Kelas IIA Pekanbaru Teken MoU dengan Kemenag Kota Pekanbaru
PEKANBARU,RIAUKU.COM – Komitmen memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan terus ditunjukkan Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Senin (02/03), Kepala Lapas Yuniarto bersama jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Agama Kota Pekanbaru.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Penandatanganan yang digelar di Kantor Kemenag Kota Pekanbaru itu disambut langsung Kepala Kemenag, Syahrul Mauludi, beserta jajaran.
Suasana khidmat dan penuh keakraban mewarnai momen penting tersebut, sebagai simbol sinergi dua institusi dalam membangun kualitas pembinaan kepribadian warga binaan.
Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
"Pembinaan kepribadian, khususnya di bidang keagamaan, memiliki peran sentral dalam membentuk sikap dan perilaku warga binaan.
Melalui MoU ini, kami ingin memastikan program berjalan lebih optimal dan memberi dampak nyata,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan mental dan spiritual menjadi fondasi utama dalam proses reintegrasi sosial.
Warga binaan diharapkan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mengalami perubahan positif sehingga siap kembali ke masyarakat dengan kesadaran hukum dan karakter yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, menyambut baik kolaborasi tersebut.
Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh program pembinaan melalui penyediaan penyuluh agama, peningkatan intensitas kegiatan keagamaan, hingga penguatan program pembinaan mental spiritual secara berkesinambungan.
“Kami siap bersinergi dalam pembinaan umat, termasuk warga binaan di Lapas. Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar dan menjadi amal kebaikan bersama,” ungkap Syahrul.
Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergi antara Lapas dan Kemenag semakin solid.
Tidak hanya memperkuat program pembinaan keagamaan, tetapi juga menjadi langkah konkret menciptakan warga binaan yang lebih religius, berkarakter, dan siap kembali menjadi bagian produktif dalam kehidupan bermasyarakat.(*04*)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar