Lebaran Makin Dekat, Operasi Pasar Murah Digelar di 5 Titik, Ini Daftar Harga Sembakonya
PEKANBARU, RIAUKU.COM – Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah menggelar operasi pasar murah pada awal Maret 2026 di Pekanbaru dan Kampar untuk menjaga stok serta harga bahan pokok dalam Ramadan ini dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Program ini menjadi langkah antisipasi lonjakan harga yang sering terjadi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Distribusi pangan juga dijaga agar tetap lancar di tingkat pedagang dan konsumen.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Direktur BUMD Pangan PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menyebut operasi pasar murah digelar di beberapa wilayah selama satu pekan. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga ketersediaan bahan pokok serta stabilitas harga di pasaran. Program ini juga memperkuat pengendalian inflasi daerah.
“Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, distribusi lancar, serta harga stabil menjelang Ramadan dan Idulfitri,” kata Ade Putra Daulay di Pekanbaru, Senin, 2 Maret 2026.

Lima Titik Operasi Pasar
Pada awal Maret 2026, pasar murah dijadwalkan berlangsung di lima lokasi. Empat titik berada di Kota Pekanbaru, sementara satu lokasi berada di Kabupaten Kampar. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjangkau masyarakat secara merata.
Kegiatan pertama digelar pada Senin, 2 Maret 2026 di halaman Kantor Lurah Rumbai Barat, Kecamatan Rumbai Barat. Warga mulai memadati lokasi sejak pagi hari untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah. Antusiasme terlihat dari antrean masyarakat yang datang sejak sebelum kegiatan dimulai.
Operasi pasar murah kemudian berlanjut pada Selasa di halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim. Kegiatan berikutnya berlangsung pada Rabu di halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya. Pemerintah daerah menilai lokasi tersebut strategis karena berada di kawasan permukiman padat.
Pada Kamis, kegiatan digelar di halaman Kantor Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar. Lokasi ini dipilih agar masyarakat di wilayah pinggiran kota juga mendapatkan akses bahan pokok murah. Program ini juga diharapkan membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga pangan.
Kegiatan pasar murah ditutup pada Jumat di halaman Posyandu Bunga Setangkai Lebat, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai. Lokasi tersebut kembali menyasar masyarakat di kawasan Rumbai. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini membantu mengurangi beban belanja rumah tangga.

Harga Lebih Terjangkau
Dalam operasi pasar murah, berbagai bahan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per lima kilogram. Sementara beras Anak Daro dan beras Sokan dibanderol Rp162 ribu per sepuluh kilogram.
Beras Sokan dan Anak Daro juga tersedia dalam kemasan lima kilogram dengan harga Rp81 ribu. Harga tersebut dianggap cukup membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga pangan. Produk beras menjadi komoditas paling banyak dicari warga.
Untuk komoditas lain, gula pasir dijual Rp17 ribu per kilogram. Minyak goreng Salvaco dibanderol Rp21 ribu per liter, sementara minyak Palmco dijual Rp16 ribu per bungkus. Produk minyak goreng merek Minyakita dijual Rp15.500 per bungkus.
Beberapa kebutuhan dapur lain juga tersedia di pasar murah. Garam Krista dijual Rp2 ribu per kemasan 200 gram dan garam Nusantara Rp2 ribu per kemasan 250 gram. Tepung tapioka dijual Rp8 ribu per bungkus.
Komoditas hortikultura seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, serta kentang dijual mengikuti harga petani. Harga telur ayam juga bersifat dinamis mengikuti kondisi pasokan di pasar. Penyesuaian ini dilakukan agar pasokan tetap tersedia selama kegiatan berlangsung.
Antisipasi Lonjakan Harga
Ade Putra Daulay mengatakan operasi pasar murah menjadi salah satu instrumen penting pengendalian inflasi. Pemerintah daerah ingin menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Kegiatan ini juga membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh kebutuhan pokok.
Pemerintah mengimbau masyarakat datang sesuai jadwal kegiatan. Warga diminta mengantre dengan tertib agar proses pembelian berjalan lancar. Pengunjung juga diminta membawa kantong belanja sendiri dari rumah.
Pasar murah dibuka mulai pukul 08.30 WIB di setiap lokasi. Panitia menyiapkan berbagai komoditas pangan dalam jumlah cukup untuk masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan ini membantu menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan.*01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar