Efek Michael Carrick Nyata! MU Bangkit Dramatis dan Naik ke Tiga Besar Liga Inggris
MANCHESTER, RIAUKU.COM - Manchester United membalikkan keadaan dan menaklukkan Crystal Palace 2–1 pada pekan ke-28 Premier League di Old Trafford, Manchester, Minggu 1 Maret 2026 malam WIB. Tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Maxence Lacroix, tuan rumah bangkit melalui gol Bruno Fernandes dan penalti Benjamin Sesko. Kemenangan itu mengangkat MU ke posisi tiga klasemen sekaligus memperpanjang tren tak terkalahkan tim asuhan Michael Carrick.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit awal. Crystal Palace tampil berani menekan dan memanfaatkan celah di lini belakang MU. Publik stadion sempat terdiam saat Maxence Lacroix mencetak gol pada menit kelima melalui situasi bola mati yang gagal diantisipasi pertahanan tuan rumah.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,992 Juta per Gram
Tim tamu bermain disiplin setelah unggul. Pasukan Oliver Glasner beberapa kali menutup ruang kreativitas Bruno Fernandes di lini tengah. Manchester United terlihat kesulitan membangun serangan rapi sepanjang babak pertama.
Sumber laporan pertandingan dari Bola.com mencatat tekanan Palace cukup efektif memutus alur permainan tuan rumah. Serangan MU kerap terhenti sebelum memasuki kotak penalti. Situasi pertandingan berubah menjelang turun minum saat insiden pelanggaran keras terjadi di lapangan tengah.
Kartu Merah Ubah Arah Laga
Momentum pertandingan bergeser ketika Maxence Lacroix diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Bek Palace itu dinilai melakukan pelanggaran keras yang menghentikan serangan cepat MU. Keputusan tersebut memaksa tim tamu melanjutkan laga dengan sepuluh pemain.
Kehilangan satu pemain membuat Crystal Palace menurunkan garis permainan. Sebagian besar pemain bertahan rapat di area sendiri untuk meredam tekanan. Manchester United mulai menguasai bola dan menaikkan intensitas serangan dari kedua sisi lapangan.
Dominasi itu akhirnya berbuah gol pada menit ke-57. Bruno Fernandes mengeksekusi penalti dengan tenang setelah pelanggaran terjadi di kotak terlarang. Tendangan kapten MU mengarah ke sudut gawang dan membuat skor kembali seimbang.
Gol tersebut mengubah atmosfer stadion. Sorakan pendukung tuan rumah menggema di seluruh tribun Old Trafford. Manchester United tampil semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan Palace.

Sesko Menjadi Penentu
Tekanan berlanjut hingga menghasilkan gol kedua pada menit ke-65. Striker Slovenia Benjamin Sesko mencetak gol kemenangan melalui titik penalti setelah pelanggaran kembali terjadi di kotak penalti Palace. Bola meluncur keras ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau kiper lawan.
Setelah unggul, Manchester United tetap mengontrol permainan. Palace berusaha membalas melalui serangan balik cepat, namun pertahanan MU tampil lebih disiplin. Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan penting bagi tuan rumah.
Tambahan tiga poin membawa MU naik ke posisi ketiga klasemen sementara Premier League. Setan Merah mengoleksi 51 poin dari 28 pertandingan, unggul selisih gol atas Aston Villa. Data klasemen tersebut dikutip dari statistik yang dirilis Squawka.

Efek Carrick di Ruang Ganti
Kemenangan ini semakin menguatkan pengaruh Michael Carrick sejak mengambil alih kursi pelatih pada Januari 2026. Mantan gelandang MU itu menggantikan posisi manajer sebelumnya dan menandatangani kontrak hingga akhir musim. Di bawah arahannya, tim menunjukkan performa yang jauh lebih stabil.
Dalam tujuh pertandingan liga, Manchester United meraih enam kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan tersebut membuat Carrick belum terkalahkan di kompetisi domestik. Rekor kandang MU bahkan sempurna dalam lima laga awal di Old Trafford pada era kepemimpinannya.
Carrick mengaku puas dengan karakter timnya setelah pertandingan. Ia menilai pertandingan melawan Palace menjadi ujian mental bagi para pemain. “Kami tidak memulai laga dengan baik, namun tim mampu bereaksi dan membalikkan situasi,” kata Carrick seperti dikutip dari Bola.com.
Dukungan terhadap Carrick juga muncul dari ruang ganti. Sejumlah pemain senior disebut memberikan kepercayaan penuh kepada mantan gelandang timnas Inggris itu. Mereka menilai pendekatan Carrick memberi keseimbangan antara disiplin taktik dan kebebasan bermain.
Atmosfer baru tersebut terlihat jelas di lapangan. Manchester United bermain lebih agresif, penuh energi, serta percaya diri. Old Trafford kembali terasa angker, tempat yang sulit ditaklukkan tim tamu pada musim ini.*01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar