Clean Sheet Perdana! Maarten Paes Tampil Heroik Saat Ajax Ditahan Zwolle

Aksi kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, pada laga PEC Zwolle vs Ajax Amsterdam. (Foto: Getty Images)

ZWOLLE, RIAUKU.COM - Kiper timnas Indonesia Maarten Paes mencatat clean sheet perdana bersama Ajax Amsterdam saat bermain imbang 0-0 melawan PEC Zwolle pada pekan ke-25 Eredivisie di MAC³PARK Stadion, Zwolle, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Paes tampil penuh 90 menit pada laga keduanya sejak bergabung dengan Ajax pada Februari 2026. Penampilan solid kiper berusia 27 tahun itu membantu Ajax membawa pulang satu poin dari kandang Zwolle.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim bermain hati-hati dan kesulitan menciptakan peluang bersih. Tempo laga cenderung datar dengan serangan yang kerap terhenti di lini tengah.

Paes sebenarnya tidak terlalu sibuk pada babak pertama. Serangan Zwolle belum mampu menembus pertahanan Ajax secara konsisten. Situasi itu membuat sang kiper lebih banyak mengatur distribusi bola dari belakang.

Data pertandingan Eredivisie mencatat Paes melakukan dua penyelamatan penting sepanjang laga. Ia juga mencatat 50 sentuhan bola serta 32 operan akurat, termasuk enam umpan panjang tepat sasaran. Catatan tersebut memperlihatkan peran aktifnya dalam membangun permainan Ajax dari area pertahanan.

Laporan pertandingan yang dikutip dari CNN Indonesia menyebut kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya pada paruh pertama. Beberapa percobaan tembakan masih jauh dari sasaran. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Babak Pertama Minim Ancaman

Peluang pertama datang dari tuan rumah. Gelandang Zwolle, Ryan Thomas, melepaskan tembakan jarak jauh yang sempat membuat penonton terdiam. Bola menghantam mistar gawang Ajax dan memantul keluar lapangan.

Ajax mencoba merespons melalui serangan balik cepat. Gelandang muda Youri Regeer mendapatkan kesempatan menembak dari luar kotak penalti. Upaya tersebut masih bisa diblok kiper Zwolle, Tom de Graaff.

Serangan Zwolle kembali datang melalui Tristan Gooijer yang melepaskan tembakan keras. Paes bergerak cepat menepis bola dan menjaga gawang Ajax tetap aman. Aksi itu menjadi salah satu penyelamatan penting sang kiper pada pertandingan ini.

Permainan berlangsung seimbang hingga akhir babak pertama. Kedua tim saling menekan namun gagal menghasilkan gol. Wasit menutup paruh pertama dengan skor tetap 0-0.

Blunder Nyaris Berujung Petaka

Momen menegangkan terjadi pada menit ke-65. Paes menerima umpan balik dari rekan setimnya di area pertahanan. Ia mencoba melepaskan sapuan jauh untuk memulai serangan.

Sepakan tersebut tidak sempurna dan bola justru mengarah ke pemain Zwolle. Penyerang Koen Kostons hampir memanfaatkan kesalahan itu di dalam kotak penalti. Situasi sempat membuat lini pertahanan Ajax panik.

Paes bergerak cepat memperbaiki kesalahan. Ia berlari menutup ruang tembak dan merebut kembali bola sebelum Kostons menendang ke gawang. Reaksi sigap itu menyelamatkan Ajax dari kebobolan.

Insiden tersebut menjadi satu-satunya momen genting bagi Paes pada pertandingan ini. Secara keseluruhan, ia tampil cukup tenang sepanjang laga. Distribusi bola dan koordinasi dengan lini belakang berjalan stabil.

Ajax Tertahan di Peringkat Tiga

Pada sisa waktu pertandingan, kedua tim berusaha mencetak gol kemenangan. Zwolle menekan melalui serangan dari sisi sayap. Ajax merespons dengan permainan cepat di lini tengah.

Beberapa peluang muncul menjelang akhir laga. Namun penyelesaian akhir dari kedua tim masih belum efektif. Skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Hasil imbang ini membuat Ajax mengoleksi 44 poin dari 25 pertandingan. Klub berjuluk De Godenzonen itu tetap berada di peringkat ketiga klasemen Eredivisie. Mereka terpaut beberapa poin dari rival terdekat di papan atas.

Sementara itu, Zwolle masih berada di posisi ke-12 dengan 28 poin. Tim tuan rumah menjauh dari zona degradasi meski gagal memaksimalkan laga kandang. Pertandingan ini menjadi bukti kuatnya pertahanan kedua tim sepanjang 90 menit.

Bagi Paes, laga ini menghadirkan catatan penting dalam kariernya bersama Ajax. Ia meraih clean sheet pertama sejak bergabung dari FC Dallas pada awal Februari 2026. Penampilan tersebut memperkuat posisinya dalam persaingan penjaga gawang di klub raksasa Amsterdam.*01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.