Premier League

Arsenal Menggila! Dua Gol dari Korner, Neto Diusir, Chelsea Tersungkur

Jurrien Timber (depan) merayakan gol pada laga antara Arsenal vs Chelsea di Stadion Emirates di London, Minggu malam, 1 Maret 2026. (AFP)

LONDON, RIAUKU.COM — Arsenal menang 2-1 atas Chelsea pada pekan ke-28 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Minggu 1 Maret 2026 malam WIB, melalui gol William Saliba dan Jurrien Timber setelah duel keras yang juga diwarnai kartu merah Pedro Neto, membuat pasukan Mikel Arteta kokoh di puncak klasemen.

Derbi London ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit pertama. Arsenal langsung menekan pertahanan Chelsea di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Duel keras dan tempo cepat mewarnai awal pertandingan.

Chelsea mencoba menahan tekanan tuan rumah dengan permainan cepat dari lini tengah. Beberapa peluang tercipta di kedua sisi lapangan. Atmosfer Stadion Emirates semakin panas setiap kali kedua tim menyerang.

Pertandingan ini menjadi salah satu laga penting dalam perebutan gelar Liga Inggris musim 2025/2026. Arsenal datang dengan ambisi mempertahankan posisi puncak klasemen. Chelsea berusaha mendekat ke zona Liga Champions.

Menurut laporan Kompas.com dan CNN Indonesia, laga ini memperlihatkan duel taktik yang intens antara dua tim London. Arsenal tampil lebih efektif memanfaatkan bola mati. Chelsea mencoba membalas melalui serangan terbuka.Arsenal3.jpg

Saliba Buka Keunggulan Arsenal

Arsenal memecah kebuntuan pada menit ke-21. Gol lahir dari skema sepak pojok yang menjadi senjata utama tim tuan rumah. Umpan Bukayo Saka disambut tandukan Gabriel Magalhaes yang kemudian diselesaikan William Saliba di depan gawang.

Bola sempat mengenai pemain Chelsea sebelum masuk ke gawang. Wasit tetap mengesahkan gol tersebut setelah melihat situasi di lapangan. Arsenal unggul 1-0 di hadapan publik Emirates.

Chelsea berusaha merespons cepat. Pedro Neto dan Enzo Fernandez mencoba menembus pertahanan Arsenal. Namun lini belakang tuan rumah tampil disiplin.

Arsenal bahkan hampir menggandakan keunggulan sebelum jeda. Bek sayap Jurrien Timber melakukan akselerasi hingga kotak penalti. Tembakannya masih mampu diamankan kiper Robert Sanchez.

Gol Bunuh Diri Samakan Skor

Chelsea akhirnya menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Gol lahir dari situasi sepak pojok yang membingungkan lini pertahanan Arsenal. Reece James mengirimkan umpan ke kotak penalti.

Bek Arsenal Piero Hincapie mencoba menghalau bola dengan sundulan. Bola justru masuk ke gawang sendiri pada menit 45+2. Skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Kedua tim kembali ke ruang ganti dengan skor imbang. Atmosfer pertandingan tetap panas memasuki babak kedua.

Timber Cetak Gol Penentu

Memasuki babak kedua Arsenal kembali meningkatkan intensitas serangan. Chelsea merespons dengan serangan balik cepat. Kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya.

Chelsea hampir membalikkan keadaan pada awal babak kedua. Enzo Fernandez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Kiper David Raya melakukan penyelamatan penting.

Joao Pedro juga memperoleh peluang emas melalui sundulan. Raya kembali tampil sigap menjaga gawang Arsenal. Penyelamatan tersebut menjaga skor tetap imbang.

Momen penentu terjadi pada menit ke-66. Declan Rice mengirimkan sepak pojok ke jantung pertahanan Chelsea. Jurrien Timber menyambut bola dengan sundulan tajam.

Kiper Robert Sanchez tidak mampu bereaksi. Bola meluncur masuk ke gawang Chelsea. Arsenal kembali unggul 2-1.

Gol tersebut memicu sorakan keras dari pendukung tuan rumah. Emirates Stadium bergemuruh merayakan gol Timber. Arsenal kembali memegang kendali pertandingan.

Arenal.jpg

Neto Diusir Wasit

Situasi semakin sulit bagi Chelsea pada menit ke-70. Pedro Neto melakukan pelanggaran keras terhadap Gabriel Martinelli. Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning kedua.

Pemain asal Portugal itu harus meninggalkan lapangan. Chelsea bermain dengan sepuluh pemain di sisa pertandingan. Kondisi tersebut memberi keuntungan bagi Arsenal.

Meski unggul jumlah pemain, Arsenal tidak mampu menambah gol. Chelsea tetap mencoba menekan lewat serangan cepat. Beberapa peluang tercipta di menit akhir pertandingan.

Chelsea sempat mencetak gol pada masa injury time. Liam Delap menyambar bola rebound hasil tepisan David Raya. Wasit kemudian menganulir gol tersebut karena posisi offside.

Arsenal Kukuh di Puncak

Peluit panjang akhirnya mengakhiri pertandingan dengan skor 2-1 untuk Arsenal. Kemenangan ini mempertegas dominasi Arsenal dalam duel bola mati. Dua gol The Gunners lahir dari skema sepak pojok.

Menurut laporan CNN Indonesia, kemenangan ini membuat Arsenal mengoleksi 64 poin di puncak klasemen Liga Inggris. Manchester City berada di posisi kedua dengan selisih lima poin.

Chelsea tertahan di peringkat enam dengan 45 poin. Kekalahan di Emirates membuat peluang mereka menembus empat besar semakin berat.

Arsenal akan menghadapi Brighton pada pertandingan berikutnya. Chelsea dijadwalkan melawan Aston Villa. Persaingan menuju akhir musim Liga Inggris dipastikan semakin sengit. *01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.