Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Jakarta Barat, Senpi Disita
JAKARTA, RIAUKU.COM - Ketegangan warga Jakarta Barat mereda setelah polisi membongkar komplotan pencuri motor. Lima pelaku ditangkap bersama sepeda motor curian dan senjata api rakitan dalam operasi malam.
Malam di kawasan Cengkareng dan Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu 28 Februari 2026, masih ramai meski lampu jalan sudah menyala. Deru kendaraan bersahutan. Warga yang pulang kerja berjalan cepat menuju rumah. Dalam beberapa pekan terakhir, suasana lingkungan terasa lebih tegang.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Laporan pencurian kendaraan bermotor muncul hampir setiap malam. Motor yang diparkir di pinggir jalan tiba-tiba hilang. Beberapa warga bahkan kehilangan kendaraan di halaman rumah sendiri. Cerita itu menyebar cepat dari satu gang ke gang lain.
Kecemasan membuat warga lebih berhati-hati. Banyak pengendara menambahkan kunci pengaman pada motor. Beberapa warga memilih memarkir kendaraan di dalam rumah meski ruang terbatas.
Di tengah suasana itu, aparat kepolisian bergerak. Tim Unit Reserse Mobil dari Polda Metro Jaya menggelar operasi penyisiran pada malam hari. Petugas bergerak dalam kelompok kecil menyisir wilayah yang sering menjadi lokasi pencurian.
Operasi tersebut dipimpin Kepala Unit Ranmor Polda Metro Jaya, AKBP Rudi Hartono. Ia memimpin langsung tim di lapangan. Polisi mendatangi sejumlah titik yang dicurigai menjadi tempat berkumpul para pelaku.
Petugas menyusuri gang sempit, kawasan parkir, hingga rumah kontrakan yang dilaporkan warga. Beberapa lokasi dipantau sejak sore. Polisi menunggu waktu yang tepat sebelum melakukan penindakan.
Upaya itu membuahkan hasil sebelum tengah malam. Polisi berhasil menangkap lima orang yang diduga bagian dari komplotan pencuri kendaraan bermotor. Penangkapan berlangsung cepat tanpa perlawanan berarti.
Selain pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Beberapa sepeda motor yang diduga hasil curian diamankan dari lokasi berbeda. Kendaraan tersebut kemudian dibawa ke markas polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sepeda motor yang disita diparkir berjajar di halaman kantor polisi. Lampu kendaraan memantulkan cahaya lampu malam. Di depan motor-motor itu terlihat papan bertuliskan “Barang Bukti”.
Kendaraan tersebut menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan. Polisi menduga motor-motor itu dicuri dari beberapa wilayah di Jakarta Barat dalam beberapa pekan terakhir.
Selain kendaraan curian, petugas juga menemukan senjata api rakitan dari tangan pelaku. Senjata itu diduga digunakan untuk menakut-nakuti korban saat beraksi.
Senjata tersebut terlihat sederhana. Logamnya tampak kasar dengan bekas las di beberapa bagian. Di sampingnya terdapat beberapa butir peluru dan komponen kecil yang diduga bagian dari perakitan senjata.
Menurut Rudi Hartono, keberhasilan operasi tersebut tidak lepas dari informasi warga. Beberapa laporan masyarakat membantu polisi melacak lokasi persembunyian pelaku.
“Koordinasi dengan warga membantu kami menemukan lokasi para pelaku,” kata Rudi Hartono saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta Barat.
Ia menyebut tim kepolisian telah memetakan wilayah yang sering menjadi sasaran pencurian. Area parkir terbuka dan kawasan permukiman padat menjadi target utama pelaku.
Polisi kemudian menempatkan tim patroli di sejumlah titik rawan. Pemantauan juga dilakukan menggunakan rekaman kamera pengawas di beberapa lokasi.
Dari rekaman tersebut terlihat pola operasi para pelaku. Mereka biasanya beraksi pada malam hingga dini hari. Motor yang diparkir di tempat sepi menjadi sasaran utama.
Dalam beberapa kasus, pelaku bekerja berkelompok. Satu orang mengawasi situasi sekitar. Pelaku lain mencoba membuka kunci motor menggunakan alat khusus.
Jika situasi dianggap aman, kendaraan langsung dibawa kabur. Seluruh proses sering berlangsung kurang dari lima menit. Korban biasanya baru menyadari kehilangan kendaraan pada pagi hari.
Penangkapan komplotan ini memberi rasa lega bagi warga sekitar. Selama beberapa minggu terakhir, banyak orang merasa cemas setiap kali memarkir kendaraan.
Seorang pengemudi ojek online, Budi Santoso, masih mengingat kejadian yang hampir membuatnya kehilangan motor.
Ia sedang memarkir kendaraan di pinggir jalan di kawasan Cengkareng. Dua orang mendekati motornya dan mencoba merampas kunci kendaraan. Budi berhasil melarikan diri setelah berteriak meminta bantuan.
“Saya sempat dikejar pelaku saat parkir motor. Untung polisi cepat bertindak. Sekarang rasa aman kami kembali,” kata Budi Santoso.
Polisi kini masih mengembangkan penyelidikan. Petugas menduga komplotan tersebut tidak bekerja sendiri. Ada kemungkinan jaringan penadah yang menampung kendaraan hasil curian.
Motor yang dicuri biasanya dijual kembali dengan harga murah. Beberapa kendaraan bahkan dibongkar untuk dijual sebagai suku cadang.
Menurut Rudi Hartono, penyidik sedang menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Pemeriksaan terhadap tersangka masih berlangsung.
“Kami terus mengembangkan penyelidikan. Kemungkinan ada jaringan lain yang terlibat,” ujar Rudi Hartono.
Selain penindakan, polisi juga meningkatkan patroli malam. Mobil patroli terlihat berkeliling di sejumlah ruas jalan. Beberapa titik strategis dijaga lebih ketat.
Polisi juga mengimbau warga untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Informasi dari masyarakat dianggap sangat membantu dalam mengungkap kasus kriminal.
Petugas menyarankan penggunaan kunci ganda saat memarkir motor. Parkir di tempat terang juga dinilai dapat mengurangi risiko pencurian.
Menjelang tengah malam, suasana di Cengkareng mulai tenang. Warung kopi masih buka di beberapa sudut jalan. Pengendara motor melintas perlahan.
Warga yang pulang kerja berjalan santai menuju rumah. Motor kembali terparkir di depan rumah tanpa rasa cemas berlebihan.
Di beberapa persimpangan, petugas kepolisian masih berjaga. Lampu rotator mobil patroli sesekali terlihat berputar pelan.
Bagi warga Jakarta Barat, malam itu membawa kabar baik. Komplotan pencuri motor yang meresahkan akhirnya tertangkap. Keamanan lingkungan terasa lebih terjaga.*aris/01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar