Kunjungan Penuh Empati! PKK Riau Datangi Anak Gizi Buruk dan Anak Piatu di RSUD

Plt Ketua Tim Penggerak PKK Riau, Adrias Hariyanto, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Riau, Herawati Abdi, menjenguk pasien anak kurang gizi di RSUD Arifin Achmad. (ist)

PEKANBARU, RIAUKU.COM - Kunjungan kemanusiaan dilakukan jajaran Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Riau ke ruang perawatan anak di RSUD Arifin Achmad pada Sabtu, 28 Februari 2026. Rombongan menjenguk seorang anak yang dirawat akibat gizi buruk serta seorang anak piatu yang tengah menjalani perawatan medis. Kehadiran mereka membawa dukungan moral sekaligus memastikan anak-anak itu memperoleh penanganan yang layak.

Rombongan dipimpin Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Riau, Herawati Abdi. Mereka datang langsung ke ruang perawatan anak untuk melihat kondisi pasien. Beberapa tenaga medis turut mendampingi selama kunjungan berlangsung.

Suasana ruang perawatan terasa hening ketika rombongan memasuki ruangan. Seorang anak tampak terbaring lemah di tempat tidur rumah sakit. Peralatan medis terpasang di samping ranjang. Di sudut ruangan, seorang anggota keluarga duduk mendampingi dengan wajah cemas.

Rombongan menghampiri keluarga pasien dan berbincang singkat mengenai kondisi anak. Pertanyaan sederhana muncul seputar perkembangan kesehatan dan proses pengobatan. Keluarga pasien menyampaikan kondisi yang mereka hadapi sejak anak tersebut harus dirawat di rumah sakit.

Kehadiran rombongan membawa suasana berbeda di ruang perawatan. Senyum dan sapaan hangat terdengar ketika mereka menyapa anak-anak yang dirawat. Dukungan moral diberikan kepada keluarga agar tetap kuat menjalani masa perawatan.

Adrias Hariyanto mengatakan kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian. Ia menilai dukungan moral memiliki arti penting bagi pasien dan keluarga yang tengah menjalani masa sulit.

“Anak-anak merupakan generasi penerus yang harus dijaga bersama. Kami berharap mereka segera pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan sehat,” kata Adrias Hariyanto saat berada di ruang perawatan RSUD Arifin Achmad.

Menurutnya, persoalan gizi pada anak masih memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Keluarga, masyarakat, serta pemerintah memiliki peran besar dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Adrias menilai pencegahan masalah gizi tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak. Kesadaran keluarga terhadap pola makan sehat serta pemantauan kesehatan anak perlu diperkuat. Pemerintah juga terus mendorong program kesehatan yang menyasar ibu dan anak.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Riau, Herawati Abdi, turut menyampaikan harapan serupa. Ia berharap anak-anak yang sedang dirawat dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti anak-anak lainnya.

“Melalui kunjungan ini kami ingin memberikan semangat kepada anak-anak dan keluarga yang mendampingi. Mereka membutuhkan perhatian dan dukungan dari banyak pihak,” ujar Herawati Abdi.

Menurut Herawati, perhatian terhadap kesehatan anak menjadi tanggung jawab bersama. Dukungan sosial dari lingkungan sekitar juga membantu keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial yang dilakukan organisasi perempuan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Selain menjenguk pasien, rombongan juga berdiskusi singkat dengan tenaga medis mengenai kondisi anak-anak yang dirawat.

Di tengah aktivitas rumah sakit yang padat, kehadiran rombongan membawa suasana hangat. Sapaan, doa, serta dukungan moral mengalir kepada pasien kecil yang tengah berjuang memulihkan kesehatan. Harapan yang sama terucap dari setiap orang yang hadir di ruangan itu: anak-anak segera pulih dan kembali tumbuh sehat. *01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.