Kemlu Pantau Kondisi WNI Setelah Serangan Militer AS dan Israel ke Iran
JAKARTA, RIAUKU.COM - Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran memicu kekhawatiran terhadap keselamatan warga negara Indonesia di negara tersebut. Pemerintah Indonesia segera memantau situasi keamanan dan memperkuat komunikasi dengan para WNI. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran kini memprioritaskan koordinasi serta memastikan seluruh warga Indonesia berada dalam kondisi aman.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengatakan pemantauan dilakukan secara intensif sejak kabar serangan udara muncul. Kedutaan terus berkomunikasi dengan WNI yang tinggal di berbagai kota di Iran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap warga mendapatkan informasi dan perlindungan yang memadai.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
“KBRI Teheran saat ini memprioritaskan komunikasi intensif dengan para Warga Negara Indonesia yang berada di Iran,” kata Nabyl saat dihubungi pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran juga telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI agar meningkatkan kewaspadaan. Mereka diminta tetap tenang serta mengikuti arahan otoritas setempat. Selain itu, warga Indonesia diminta menjaga komunikasi aktif dengan pihak kedutaan untuk memudahkan pemantauan kondisi keamanan.
Serangan udara dilaporkan terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.45 waktu setempat. Ledakan terdengar di sejumlah kota besar Iran. Informasi awal menyebut lima kota terdampak serangan.
Beberapa ledakan dilaporkan terjadi di Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah. Suara dentuman juga terdengar di ibu kota Teheran. Serangan tersebut memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan operasi militer tersebut melalui pernyataan video yang dirilis di media sosial. Ia menyebut operasi militer ini sebagai serangan besar dan berkelanjutan terhadap Iran.
Menurut Trump, operasi militer dilakukan untuk menghancurkan kemampuan rudal serta kekuatan laut Iran. Pemerintah Amerika Serikat menilai fasilitas militer Iran menjadi ancaman bagi keamanan nasional Amerika.
“Militer Amerika Serikat sedang melancarkan operasi besar-besaran dan berkelanjutan untuk mencegah rezim radikal mengancam Amerika dan kepentingan keamanan nasional kami,” ujar Trump dalam pernyataan tersebut.
Ia juga menegaskan operasi militer bertujuan menghancurkan industri rudal Iran. Target operasi mencakup fasilitas produksi senjata dan kekuatan angkatan laut negara tersebut. Pemerintah Amerika menyatakan langkah itu diambil untuk melindungi kepentingan keamanan nasional.
Trump juga menyinggung program nuklir Iran. Menurutnya, Iran terus berupaya membangun kembali kemampuan nuklir setelah serangan militer sebelumnya pada tahun lalu. Amerika Serikat menilai program tersebut berpotensi meningkatkan ancaman keamanan di kawasan.
Ketegangan antara Iran dan Israel sebelumnya telah memanas dalam beberapa bulan terakhir. Serangan terbaru ini memperburuk situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Di tengah situasi yang memanas, pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan kondisi keamanan di Iran. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran melakukan asesmen berkala terhadap situasi lapangan.
Kemlu juga meminta seluruh WNI di Iran meningkatkan kewaspadaan. Mereka diimbau menghindari lokasi yang berpotensi menjadi sasaran konflik. Komunikasi dengan pihak kedutaan diminta tetap aktif agar setiap perkembangan dapat segera diketahui.
Pemerintah Indonesia menegaskan keselamatan warga negara menjadi prioritas utama. Berbagai langkah akan diambil jika situasi keamanan di Iran terus memburuk.*01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar