Dua Ledakan Guncang Teheran, Israel Klaim Luncurkan “Serangan Pendahuluan” ke Iran
TEHERAN,RIAUKU – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Dua ledakan keras mengguncang langit Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.
Kepulan asap tebal terlihat membumbung di wilayah pusat dan timur ibu kota, memicu kepanikan warga serta meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik terbuka.
Kantor berita semi-resmi Iran, Fars News Agency, melaporkan bahwa ledakan tersebut diduga kuat berasal dari serangan rudal.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
“Jenis ledakan tersebut menunjukkan bahwa ini merupakan serangan rudal,” tulis Fars, tanpa merinci sasaran maupun dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Di saat yang hampir bersamaan, pemerintah Israel mengonfirmasi bahwa militernya telah melancarkan apa yang disebut sebagai “serangan pendahuluan” terhadap Iran.
Pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Israel menegaskan bahwa langkah itu diambil sebagai bagian dari respons strategis terhadap ancaman yang dinilai semakin serius.
“Menteri Pertahanan Israel Katz menetapkan keadaan darurat khusus dan segera di seluruh negeri,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Sirene peringatan dilaporkan meraung di sejumlah wilayah, termasuk Yerusalem.
Warga diminta bersiaga menghadapi potensi serangan balasan. Tak hanya itu, Israel juga langsung menutup wilayah udaranya untuk seluruh penerbangan sipil sebagai langkah antisipasi.
Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban maupun target spesifik dari serangan tersebut.
Namun, situasi ini dikhawatirkan menjadi titik balik baru dalam hubungan tegang kedua negara yang selama ini terlibat dalam konflik bayangan.
Komunitas internasional pun menahan napas, menunggu perkembangan lanjutan dari dua kekuatan regional tersebut. Jika eskalasi terus berlanjut, dampaknya diperkirakan tidak hanya mengguncang kawasan, tetapi juga stabilitas global.(*04*)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar