Antusias Driver Ojol Tinggi, Kuota Sahur Bareng Wali Kota Pekanbaru Ditambah 500 Orang
PEKANBARU, RIAUKU.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru menambah kuota peserta kegiatan Sahur On The Road bersama pengemudi ojek online. Awalnya kegiatan ini hanya menampung 1.000 driver, namun jumlah tersebut kini diperluas menjadi 1.500 peserta. Penambahan kuota dilakukan setelah tingginya minat para pengemudi transportasi daring untuk mengikuti kegiatan sahur bersama tersebut.
Rencana kegiatan ini diumumkan pada Jumat, 27 Februari 2026. Program tersebut dijadwalkan berlangsung Minggu dini hari, 1 Maret 2026, di Lapangan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut penambahan kuota menjadi respons atas antusiasme para driver ojek online yang ingin ikut dalam kegiatan tersebut. Banyak pengemudi mendaftar setelah informasi acara beredar di komunitas ojol dan media sosial.
Pemerintah kota akhirnya membuka tambahan kuota sebanyak 500 peserta. Dengan penambahan itu, jumlah driver yang dapat mengikuti kegiatan sahur bersama pemerintah menjadi 1.500 orang.
Menurut Agung, kegiatan ini disiapkan sebagai ruang silaturahmi antara pemerintah kota dengan para pengemudi ojek online. Para driver dinilai memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi warga Pekanbaru setiap hari.
“Antusiasme teman-teman driver sangat tinggi. Karena itu kami menambah kuota agar lebih banyak yang bisa ikut dalam kegiatan sahur bersama ini,” ujar Agung.
Kegiatan Sahur On The Road akan dipusatkan di kawasan Lapangan Purna MTQ Pekanbaru. Peserta dijadwalkan mulai berkumpul sejak pukul 01.00 WIB.
Pada dini hari itu, ribuan sepeda motor diperkirakan akan memadati area lapangan. Jaket hijau dan hitam khas layanan transportasi daring akan mendominasi pemandangan di kawasan tersebut.
Rangkaian acara disusun sederhana namun penuh makna. Para peserta akan mengikuti sahur bersama wali kota, kemudian mendengarkan tausiah Ramadan.
Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah. Pemerintah kota berharap momen ini menjadi ruang pertemuan yang hangat antara pemimpin daerah dan para pekerja jalanan.
Kegiatan ini juga terbuka bagi driver ojol non-Muslim. Mereka tetap dipersilakan hadir dan mengikuti kegiatan kebersamaan tersebut.
Dalam agenda tersebut, panitia juga menyiapkan santunan bagi para driver. Bantuan akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS.
Setiap driver ojol Muslim yang terdaftar akan menerima santunan sebesar Rp200 ribu. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan sosial di bulan Ramadan.
Sementara itu, pengemudi ojol non-Muslim juga akan menerima santunan yang bersumber dari dana pribadi wali kota.
Pemerintah kota berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial. Forum sahur bersama diharapkan mempererat hubungan antara pemerintah dan para pekerja sektor informal.
Agung juga mengajak para driver memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi. Menurutnya, pemerintah perlu mendengar langsung pengalaman para pengemudi yang setiap hari bekerja di jalanan kota.
Dengan penambahan kuota hingga 1.500 peserta, kegiatan Sahur On The Road diperkirakan menjadi salah satu agenda Ramadan terbesar yang melibatkan komunitas driver ojol di Pekanbaru tahun ini.*ridhwan/01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar