Rumah di Jalan Dirgantara Pekanbaru Terbakar Saat Warga Tarawih

Api melalap sebuah rumah di Jalan Dirgantara, Pekanbaru, Jumat malam, 27 Februari 2026. (sumber: riauaktual.com)

PEKANBARU, RIAUKU.COM - Sebuah rumah terbakar di Jalan Dirgantara, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Jumat malam, 27 Februari 2026, saat warga sedang melaksanakan salat tarawih. Api cepat membesar dan menimbulkan kepanikan di kawasan permukiman yang cukup padat. 

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.48 WIB. Dari kejauhan terlihat asap hitam tebal membumbung tinggi dari atap rumah. Cahaya api memantul di antara deretan bangunan, menarik perhatian warga sekitar.

Sejumlah warga berlarian mendekati lokasi kejadian. Sebagian mencoba membantu memadamkan api menggunakan ember dan peralatan seadanya. Upaya itu dilakukan sambil menunggu kedatangan petugas.

Situasi sempat menegangkan. Api terlihat membesar dan menjalar cepat di bagian bangunan rumah. Warga khawatir kobaran api merembet ke rumah lain di kawasan tersebut.

Tidak lama kemudian, beberapa unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru tiba di lokasi. Petugas langsung menurunkan selang dan melakukan penyemprotan air ke bagian bangunan yang terbakar.

Petugas berjibaku mengendalikan api agar tidak meluas. Penyemprotan difokuskan pada titik kobaran terbesar serta bangunan di sekitarnya.

Proses pemadaman berlangsung cukup intens. Setelah api berhasil dijinakkan, petugas melanjutkan tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Hingga proses penanganan berlangsung, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Informasi mengenai kemungkinan korban jiwa juga belum dapat dipastikan.

Petugas masih melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian untuk mengetahui sumber api dan dampak kerusakan akibat peristiwa tersebut.*01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.