Tragedi Flyover Arengka: Polisi Bongkar Identitas Korban dari Motor yang Dipinjam
PEKANBARU, RIAUKU.COM - Identitas perempuan yang tewas dalam kecelakaan tunggal di flyover Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru peroleh polisi dengan menelusuri nomor polisi motor korban. Korban diketahui bernama Ratu Saida Aqila, 20 tahun, warga Kecamatan Bukit Raya.
Kecelakaan terjadi pada Jumat siang, 27 Februari 2026, sekitar pukul 11.20 WIB di Jalan Soekarno Hatta jalur timur, tepat di atas flyover Pasar Pagi Arengka. Saat itu kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas sedang. Jalan satu arah itu menanjak lalu berbelok di bagian puncak flyover.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Satrio Bagus Wira Wicaksana, mengatakan proses identifikasi korban sempat memerlukan penelusuran tambahan. Ketika petugas tiba di lokasi kejadian, korban tidak membawa identitas diri.
Polisi kemudian memeriksa kendaraan yang digunakan korban. Sepeda motor Yamaha Gear bernomor polisi BM 3146 ABF menjadi petunjuk awal. “Identitas korban berhasil diketahui setelah kami menelusuri nomor polisi sepeda motor tersebut,” kata Satrio di Pekanbaru, Jumat, 27 Februari 2026.
Dari hasil pengecekan data kendaraan, sepeda motor itu terdaftar atas nama Kevin yang beralamat di Jalan Air Hitam, Pekanbaru. Petugas kemudian mendatangi alamat tersebut untuk memastikan informasi.
Di sana polisi mendapat penjelasan bahwa sepeda motor itu dipinjamkan kepada korban. Dari keterangan pemilik kendaraan itulah identitas korban akhirnya terungkap.
Langkah tersebut menjadi bagian dari prosedur standar kepolisian ketika menemukan korban kecelakaan tanpa identitas. Penelusuran melalui nomor kendaraan sering menjadi pintu masuk untuk menemukan keluarga korban.
Setelah identitas diketahui, polisi segera menghubungi pihak keluarga. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Satrio.
Sementara itu, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah utara menuju selatan di Jalan Soekarno Hatta. Korban melaju menuju arah Jalan HR Soebrantas.
Ketika menaiki flyover Pasar Pagi Arengka, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Di bagian puncak flyover terdapat tikungan ke kanan. Namun sepeda motor justru bergerak lurus. Kendaraan menabrak tembok pembatas di sisi kiri jalan.
Benturan keras membuat korban kehilangan kendali. Tubuhnya terpental dari sepeda motor lalu terjatuh ke aspal. “Korban menabrak tembok pembatas di sebelah kiri flyover. Setelah itu korban terjatuh dengan posisi kepala lebih dulu menghantam jalan,” kata Satrio.
Akibat benturan tersebut korban mengalami luka berat di bagian kepala. Warga dan pengguna jalan yang melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan.
Korban kemudian dibawa ke Eka Hospital Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan keterlibatan kendaraan lain.
Sepeda motor korban hanya mengalami kerusakan ringan berupa goresan pada bodi dan stang sebelah kiri. Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp300 ribu.
Meski penyebab kecelakaan diduga karena kecepatan tinggi dan kurang konsentrasi saat melewati tikungan flyover, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh faktor penyebab.
Satrio mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati ketika melintas di jalan layang. Kontur jalan yang menanjak dan tikungan di puncak flyover membutuhkan konsentrasi penuh.
Ia juga mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat kejadian mencurigakan di jalan raya melalui layanan darurat kepolisian. “Jika menemukan kejadian di jalan yang membutuhkan bantuan cepat, masyarakat bisa menghubungi layanan polisi di nomor 110,” ujarnya. *son/01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar