Sahur Bareng Walikota Pekanbaru! 1.000 Driver Ojol Dapat Rp200 Ribu dan 6 Motor Gratis

Ilustrasi pengemudi ojek online. (ist)

PEKANBARU, RIAUKU.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan Sahur On The Road bersama seribu pengemudi ojek online. Kegiatan dijadwalkan berlangsung Minggu dini hari, 1 Maret 2026. Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar menyatakan akan turun langsung menyapa para driver di ruang terbuka kota.

Titik kumpul ditetapkan di Lapangan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman. Peserta mulai berdatangan pukul 01.00 WIB. Suasana dini hari diperkirakan dipenuhi jaket hijau dan hitam khas aplikasi transportasi daring. Mesin motor terparkir berderet. Lampu kota menyala temaram.

Acara dipusatkan di kawasan Taman Labuai Citywalk. Rangkaian kegiatan dimulai pukul 03.00 WIB. Para peserta akan sahur bersama wali kota, mendengarkan tausiah, lalu menunaikan salat Subuh berjemaah. Pemerintah kota menyebut kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi antara pemimpin daerah dan para pengemudi yang setiap hari menggerakkan roda ekonomi jalanan.

Agung Nugroho mengajak para driver hadir. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar makan sahur bersama. Ada pesan kebersamaan. Ada ikhtiar merajut keakraban. “Saya mengajak kita semua hadir dalam kegiatan Sahur On The Road. Kita salat bersama, mendengarkan ceramah, berbagi,” ujar Agung, Kamis, 26 Februari 2026.Ojol2.jpg

Peserta dibatasi seribu orang. Pemerintah kota menyiapkan dukungan logistik. Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia atau BAZNAS RI menyalurkan bantuan tunai Rp200 ribu untuk setiap driver yang terdaftar. Bantuan akan diverifikasi langsung oleh BAZNAS di lokasi kegiatan.

Tidak hanya itu. Panitia menyiapkan hadiah lima unit sepeda motor Honda Beat dari BAZNAS. Satu unit tambahan disumbangkan Bank Riau Kepri Syariah. Sepeda motor itu akan diundi bagi peserta yang memenuhi syarat. Nama pemenang diumumkan di hadapan ribuan driver.

Agung menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang terlibat. Ia menyebut dukungan lembaga zakat dan perbankan daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja sektor informal. Driver ojol dinilai memiliki peran besar dalam mobilitas warga Pekanbaru. Mereka bekerja dari pagi hingga malam. Mengantar makanan. Mengantar penumpang. Mengirim barang.

Kegiatan sahur bersama ini juga disebut sebagai momentum Ramadan. Pemerintah kota ingin hadir lebih dekat dengan komunitas pengemudi daring. Di tengah padatnya aktivitas jalan raya, relasi antara pemerintah dan pekerja lapangan kerap terasa jauh. Forum dini hari ini diharapkan menghadirkan percakapan tanpa sekat.

Di lapangan, panitia menyiapkan pengaturan parkir dan pengamanan. Koordinasi dilakukan dengan aparat kepolisian dan unsur terkait. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Jenderal Sudirman diperkirakan mengalami peningkatan menjelang waktu sahur.

Bagi sebagian driver, bantuan tunai Rp200 ribu menjadi tambahan berarti menjelang Idulfitri. Harga kebutuhan pokok merangkak naik. Orderan tidak selalu stabil. Ramadan sering membawa lonjakan permintaan, juga kelelahan lebih panjang.

Pemko Pekanbaru menargetkan kegiatan ini berjalan tertib dan khidmat. Sahur On The Road bukan konvoi tanpa arah. Bukan pula seremoni kosong. Pemerintah ingin menampilkan wajah kepedulian sosial di tengah gemerlap lampu kota dini hari. Ribuan pengemudi ojek online menjadi tamu utama. *ridhwan/01*


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.