Survei Terbaru: Kekhawatiran Publik AS atas Kondisi Mental Donald Trump Meningkat

Foto :Presiden Donald Trump.jpg

Jakarta, RIAUKU – Sejumlah hasil survei terbaru menunjukkan meningkatnya kekhawatiran publik Amerika Serikat terhadap kondisi mental Presiden Donald Trump selama menjalankan tugas kepemimpinannya.

Survei yang dilakukan Reuters bekerja sama dengan Ipsos mengungkapkan bahwa 61 persen responden menilai Trump menjadi “lebih tak menentu seiring bertambahnya usia.”

Bahkan, sekitar 30 persen responden dari Partai Republik turut menyatakan pandangan serupa. Survei tersebut juga mencatat penurunan jumlah warga yang menilai Trump tetap tajam secara mental dan mampu menghadapi tantangan, dari 54 persen pada 2023 menjadi 45 persen saat ini.

Hasil senada muncul dari jajak pendapat gabungan The Washington Post, ABC News, dan Ipsos yang dirilis pekan lalu.

Sebanyak 56 persen responden menilai Trump tidak memiliki ketajaman mental, sementara 51 persen meragukan kondisi fisiknya untuk menjalankan tugas secara efektif.

Sementara itu, survei Pew Research Center menunjukkan hanya 32 persen warga yang yakin Trump memiliki kemampuan mental memadai untuk memimpin.

Angka ini turun dari survei sebelumnya yang mencatat 39 persen. Tingkat keyakinan terhadap kebugaran fisiknya juga menurun, dari 35 persen menjadi 28 persen.

Penurunan kepercayaan juga terlihat di kalangan pemilih Partai Republik. Persentase yang menyatakan “sangat yakin” terhadap kemampuan mental Trump turun dari 75 persen menjadi 66 persen.

Untuk kebugaran fisik, angkanya menurun dari 65 persen menjadi 55 persen. Data tersebut menunjukkan bahwa sekitar tiga dari sepuluh pendukungnya sendiri mengaku memiliki kekhawatiran terkait kondisi kesehatan dan mental sang presiden.

Pengamat menilai tren penurunan ini dapat dipengaruhi oleh merosotnya tingkat popularitas Trump serta meningkatnya kekecewaan publik terhadap kinerjanya.

Sejumlah penampilan publiknya juga memicu perhatian, termasuk momen ketika ia tampak mengantuk saat rapat, terlihat tersandung, hingga perubahan warna pada tangannya yang menjadi sorotan publik.

Hasil-hasil survei tersebut kembali mengingatkan pada periode masa jabatan pertamanya, ketika sejumlah jajak pendapat juga menyoroti keraguan publik terhadap kondisi mentalnya.(*04*)


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.