MTC Mall Pekanbaru Rayakan HUT ke-17 dengan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Anak yatim, siswa SMP IT Madani Pekanbaru dan manajemen MTC Mall berfoto bersama. (ridhwan)

PEKANBARU, RIAUKU.COM - Halaman belakang MTC Mall Pekanbaru dipenuhi wajah-wajah muda menjelang magrib, Kamis, 26 Februari 2026. Pusat belanja yang telah berusia 17 tahun itu memilih merayakan hari jadinya dengan berbuka puasa bersama anak yatim, karyawan, staf. Perayaan berlangsung hangat, sederhana, sarat makna kebersamaan.

Sejak sore, panggung utama berdiri di sisi halaman dengan latar hitam bertuliskan “Buka Puasa Bersama Panti Asuhan”. Lampu gantung bernuansa keemasan menghiasi bagian atas backdrop. Seorang remaja mengenakan baju koko putih duduk di depan meja kecil, melantunkan ayat suci Alquran. Di sampingnya, seorang perempuan berhijab memegang mikrofon, bersiap memandu acara. Suasana khidmat terasa di tengah riuh percakapan peserta yang mulai memadati kursi.

Di bagian depan panggung, anak-anak duduk bersila. Sebagian mengenakan peci hitam, baju koko berwarna lembut. Raut wajah mereka tampak antusias. Di barisan belakang, para karyawan mall berdiri berdampingan dengan manajemen. Busana kerja berpadu pakaian muslim bernuansa Ramadan. Momen itu menyatukan peran yang biasanya terpisah oleh meja kasir, etalase, ruang kantor.

Rangkaian acara dibuka dengan doa bersama. Tausiyah singkat mengingatkan pentingnya berbagi pada bulan suci. Santunan diserahkan kepada anak-anak yatim secara simbolis. Tepuk tangan mengiringi setiap penyerahan amplop serta bingkisan. Senyum merekah di wajah penerima. Kamera ponsel mengabadikan detik-detik tersebut.MTC1.jpg

Foto bersama menjadi penutup sesi resmi sebelum azan magrib berkumandang. Puluhan anak duduk di barisan depan. Karyawan, staf, manajemen berdiri di belakang mereka. Mereka mendengarkan lantunan ayat Alquran. Latar panggung anniversary ke-17 menjadi saksi perjalanan panjang pusat perbelanjaan itu. Kebersamaan tergambar jelas dalam satu bingkai besar. 

Momen simbolik terjadi ketika manajemen MTC menyerahkan potongan nasi tumpeng di piring kecil kepada perwakilan guru SMP IT Madani Pekanbaru dan pengasuh anak yatim. Adegan itu bukan sekadar seremoni potong tumpeng. Ada pesan perayaan yang dibagi bersama.

Ridho Irawan dari manajemen MTC Mall menyebut perayaan kali ini sebagai momentum memperkuat silaturahmi. Ia menilai usia 17 tahun bukan sekadar angka, melainkan penanda konsistensi menghadirkan ruang belanja yang nyaman bagi warga Pekanbaru. Ramadan memberi ruang refleksi. Perusahaan ingin lebih dekat dengan masyarakat sekitar.

Menurut dia, keberadaan mall tidak hanya diukur dari transaksi harian. Ada tanggung jawab sosial yang melekat. Kegiatan berbagi menjadi salah satu cara menjaga kedekatan tersebut. Anak-anak yatim diundang agar merasakan suasana kebersamaan di ruang publik yang biasanya identik dengan aktivitas komersial.

Sejumlah siswa dari SMP IT Madani Pekanbaru turut hadir. Mereka duduk rapi mengikuti jalannya acara. Beberapa membantu jalannya kegiatan. Kehadiran pelajar memberi warna tersendiri. Interaksi antara generasi muda, pekerja, manajemen menciptakan suasana cair.

Menjelang azan, hidangan berbuka dibagikan. Kotak makanan tersusun di atas meja panjang. Air mineral, kurma, takjil tersedia bagi seluruh peserta. Percakapan ringan terdengar di berbagai sudut. Tawa anak-anak pecah saat menyantap hidangan pertama. Langit senja menjadi latar alami perayaan sederhana tersebut.MTC2.jpg

Selama 17 tahun berdiri, MTC Mall terus berupaya mempertahankan eksistensi di tengah persaingan pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru. Inovasi layanan, pembaruan tenant, peningkatan fasilitas menjadi bagian dari strategi bertahan. Anniversary kali ini menjadi ruang jeda untuk menengok perjalanan itu.

Acara ditutup dengan doa syukur. Harapan dipanjatkan agar pusat perbelanjaan tersebut terus tumbuh, memberi manfaat bagi masyarakat. Perayaan ulang tahun berubah menjadi ruang berbagi. Di halaman mall itu, Ramadan mempertemukan kepentingan bisnis dengan nilai kepedulian sosial.*ridhwan/01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.