Ini Menu MBG Selama Ramadan Khusus Siswa Berpuasa
JAKARTA - Menu di bulan Ramadan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kalangan siswa, berubah. Siswa berpuasa akan mendapat makanan kering untuk dibawa pulang. Sementara makanan untuk sekolah nonmuslim tidak berubah.
Hal ini ditegaskan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan perubahan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan puasa Ramadan.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
"Untuk puasa nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, abon," kata Dadan, ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Dadan menjelaskan, nanti siswa berpuasa akan mendapat makanan kering untuk dibawa pulang. Menu ini berbeda dengan pembagian di hari biasanya yang siap santap. Adapun, menu MBG akan disesuaikan menjadi kurma, telur rebus, hingga abon.
Menu ini, lanjut Dadan, hanya berlaku bagi pelaksanaan MBG di sekolah dengan mayoritas siswa beragama islam. Menu itu, bisa dibawa pulang untuk berbuka puasa di rumah.
"Untuk anak sekolah, di daerah yang mayoritas puasa, itu akan dibagikan di siang hari pada saat anak sekolah untuk dibawa pulang, untuk menjadi menu pada saat buka," tuturnya.
Menu Sekolah Nonmuslin Tetap
Untuk sekolah dengan mayoritas non-muslim, pelaksanaan akan dijalankan seperti biasa. Sama halnya MBG bagi ibu hamil dan balita.
"Untuk SPPG yang ada di pesantren, karena penerima manfaatnya lokal, nanti pelayanannya geser ke sore hari dengan makanan normal," sambung Dadan.
Sementara itu, MBG untuk ibu hamil dan balita tetap berjalan seperti biasa. Artinya, menu MBG yang diberikan tetap berupa makanam jadi siap makan. Adapun, sekolah non-muslim juga menjalankan MBG seperti biasa. "Balita kan enggak puasa, jadi seperti biasa," kata dia.
Selain itu, ada pula skema khusus yang dijalankan untuk MBG di kalangan pesantren. Nantinya, MBG diberikan di jam sore atau menjelang waktu berbuka puasa.
"MBG bulan puasa tetap, pondok pesantren ganti waktu jadi sore, sekolah yang non-muslim seperti biasa, Ibu hamil dan balita seperti biasa. Sekolah umum yang muslim diganti makanannya kering," tegas dia. (l6/dmy)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar