Buronan US$15 Juta yang Tewas Ditembak! Jejak Brutal El Mencho dan Seruan Keras Trump
MEXICO CITY, RIAUKU.COM - Nemesio Ruben Oseguera Cervantes lahir di Aguililla, wilayah perbukitan di negara bagian Michoacan. Daerah itu dikenal sebagai ladang ganja ilegal pada masa kecilnya. Dari lanskap keras itulah muncul sosok yang kelak dikenal sebagai El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco.
Saat muda ia beremigrasi ke Amerika Serikat. Ia ditangkap atas kasus perdagangan heroin. Ia dipenjara. Ia dideportasi kembali ke Meksiko. Kepulangannya membuka babak baru. Ia bergabung dengan kartel Milenio. Konflik internal memaksanya menyingkir. Faksi yang bersekutu dengan Los Zetas memperuncing pertikaian.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Tahun 2009 ia membentuk kelompok Matazetas bersama kartel Sinaloa. Nama kelompok itu mencuat setelah pembunuhan massal terhadap anggota Los Zetas. Dari sana lahir CJNG, organisasi yang kemudian berkembang menjadi salah satu kartel paling kuat di Meksiko. Jaringan pembunuh bayaran dibentuk. Produksi senjata dilakukan secara mandiri. Ekspansi menjangkau banyak negara bagian.
Namanya masuk daftar buronan Amerika Serikat. Imbalan US$15 juta ditawarkan bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya. Tahun lalu Departemen Luar Negeri AS menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris. Tuduhan meliputi perdagangan fentanyl, penyelundupan migran, pemerasan, pencurian minyak, hingga perdagangan senjata.
Pada Minggu, 22 Februari 2026, operasi militer Meksiko digelar di Tapalpa, Jalisco. Laporan menyebut adanya dukungan intelijen dari satuan tugas gabungan Amerika Serikat yang berfokus pada penanggulangan kartel. Data target terperinci disebut diserahkan kepada otoritas Meksiko.
Operasi itu berakhir dengan kematian Oseguera. Dampaknya segera terasa. Kekerasan meluas. Jalan diblokir. Bisnis dibakar. Puluhan orang tewas dalam bentrokan susulan.
Dari Washington, Presiden Donald Trump menyampaikan pernyataan singkat melalui Truth Social. Ia meminta Meksiko meningkatkan upaya dalam memerangi kartel dan narkoba. Tidak ada rincian lebih jauh. Nada seru dalam pesannya menjadi penegasan posisi politik yang konsisten terhadap perang narkotika.
Kedutaan dan otoritas konsuler Amerika Serikat mengimbau warganya berlindung di tempat aman. Kanada mengeluarkan peringatan perjalanan serupa. Ketidakpastian menyelimuti kawasan wisata dan pusat bisnis.
Riwayat kekerasan Oseguera panjang. Tahun 2015, anggota CJNG menembak jatuh helikopter militer dengan peluncur granat di Jalisco. Puluhan aparat tewas. Tahun 2020, serangan terhadap Omar Garcia Harfuch di Mexico City menewaskan tiga orang. Harfuch selamat dengan luka tembak.
Di ranah pribadi, ia menikahi Rosalinda Gonzalez Valencia pada 1990-an. Mereka memiliki tiga anak. Putra sulungnya, Ruben Oseguera Gonzalez alias El Menchito, menjalani hukuman penjara seumur hidup di Amerika Serikat.
Kematian El Mencho menutup satu bab penting dalam sejarah kartel Meksiko. Bab berikutnya belum tentu lebih tenang. Struktur organisasi yang telah dibangun bertahun-tahun tidak runtuh dalam satu malam. Operasi militer berhasil melumpuhkan seorang pemimpin. Pertarungan panjang melawan jaringan kriminal lintas negara masih terus berlangsung di balik layar diplomasi dan operasi intelijen.*01*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar