Gudang Solar Meledak dan Terbakar Hebat! Api Mengamuk 2,5 Jam
PEKANBARU, RIAUKU.COM — Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang diduga menjadi lokasi pembibitan kelapa sawit sekaligus gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Jalan Sidodadi RT 02 RW 10, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Minggu (22/02/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kobaran api yang membumbung tinggi disertai suara ledakan sempat membuat warga sekitar panik. Asap hitam pekat terlihat membubung ke udara, sementara api dengan cepat merambat dan melahap bangunan serta tumpukan tangki berisi solar di lokasi tersebut.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Richardo, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, api diduga berasal dari korsleting arus listrik.
“Menurut keterangan saksi, api berasal dari percikan korsleting listrik pada kabel yang berada di dekat tangki minyak solar berbahan plastik,” ujar David saat dikonfirmasi.
Percikan api itu diduga langsung menyambar tangki berisi solar sehingga memicu kobaran api besar. Material plastik pada tangki serta kandungan bahan bakar membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan pada menit-menit awal kejadian.
Seorang karyawan gudang bernama Roma (25), yang saat itu berada di lokasi, segera meminta bantuan warga untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran. Dalam waktu singkat, api telah merembet ke bagian bangunan lainnya dan membakar sejumlah tangki BBM.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.15 WIB. Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil rescue ke lokasi kejadian.
“Alhamdulillah api sudah dapat kita padamkan dibantu delapan unit Damkar dan satu mobil rescue yang kita turunkan,” kata Zarman di lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung cukup menantang. Komandan Peleton Damkar, Duul Gamar, menyebutkan bahwa petugas membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk benar-benar menjinakkan api. Salah satu kendala utama adalah tumpahan solar yang mengalir hingga ke parit atau anak sungai di sekitar lokasi.
“Kesulitannya karena ada rembetan solar masuk ke aliran parit, jadi itu yang kita batasi lebih dulu agar tidak meluas. Angin juga cukup kencang saat kejadian,” jelasnya.
Petugas juga tidak bisa langsung masuk ke titik api pada awal pemadaman karena kondisi di lapangan yang berisiko tinggi akibat keberadaan bahan mudah terbakar. Pendinginan area dilakukan secara bertahap untuk memastikan tidak ada sisa api yang dapat memicu kebakaran ulang.
Bangunan yang terbakar diketahui milik Efendi (50), warga Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Selain itu, seorang warga bernama Sunardi (65), pemilik ternak kambing di sekitar lokasi, turut terdampak akibat kebakaran tersebut. Namun hingga kini belum dirinci bentuk kerugian yang dialami.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami belum bisa memastikan total kerugian dan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara korsleting listrik, namun masih dalam pendalaman,” ujar Kompol David.
Hingga Minggu sore, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan sumber api serta legalitas aktivitas penyimpanan BBM di lokasi tersebut. Pemerintah dan aparat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik dan penyimpanan bahan mudah terbakar guna mencegah kejadian serupa terulang.*03*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar