Rem Blong, Tante dan Keponakan Tewas Terlindas Truk Fuso di Jalan Siak II
PEKANBARU – Kecelakaan maut kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Dua perempuan yang merupakan tante dan keponakan meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak truk Fuso yang diduga mengalami rem blong di Jalan Siak II, Sabtu (21/02/2026) malam.
Insiden tragis itu terjadi di jalur menanjak kawasan Kecamatan Payung Sekaki. Korban diketahui berinisial RH (56), seorang wiraswasta, dan KR (18), yang belum bekerja. Keduanya tercatat sebagai warga Payung Sekaki dan memiliki hubungan keluarga dekat.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wira Wicaksana, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor korban berada tepat di belakang truk Fuso yang tengah melintas di tanjakan.
“Dari keterangan awal dan hasil olah TKP, diduga rem truk mengalami gangguan atau blong saat berada di tanjakan,” ujar AKP Satrio.
Diduga akibat gangguan pengereman tersebut, truk kehilangan kendali dan bergerak mundur. Sepeda motor korban yang berada persis di belakang tak sempat menghindar hingga terseret dan masuk ke kolong kendaraan berat itu. Benturan keras pun tak terelakkan.
Kedua korban mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RSUD Arifin Achmad untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa RH dan KR tidak berhasil diselamatkan.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian sempat berupaya memberikan pertolongan sebelum aparat kepolisian dan tim medis tiba di lokasi. Suasana duka menyelimuti tempat kejadian, terlebih setelah diketahui korban merupakan keluarga dekat.
Ironisnya, sopir truk dilaporkan melarikan diri sesaat setelah kejadian. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian dan penyelidikan lebih lanjut.
“Sopir truk lari dari TKP, hingga kini masih dalam penyelidikan,” tegas AKP Satrio.
Petugas Satlantas Polresta Pekanbaru telah mengamankan kendaraan yang terlibat guna kepentingan penyelidikan. Selain mendalami dugaan kerusakan teknis pada sistem pengereman, polisi juga menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum beroperasi.
“Kami mengimbau para pengemudi agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi baik, terutama saat melintasi jalur menanjak dan pada malam hari, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tutup AKP Satrio.(son)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar