Belasan Gajah Ngamuk di Mess Karyawan Arara Abadi! Warga Lari Ketakutan

Ilustrasi Gajah mengamuk di Siak. (AI)

SIAK, RIAUKU.COM  – Suasana tenang di kompleks perumahan karyawan perusahaan hutan tanaman industri (HTI) di Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, Riau, mendadak berubah mencekam pada Minggu (22/2/2026) pagi. Belasan ekor Gajah Sumatera dilaporkan masuk ke area mes karyawan dan merusak sejumlah fasilitas serta kendaraan roda dua.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kawanan gajah liar tersebut telah berputar-putar di sekitar kawasan itu sejak sepekan terakhir. Namun, baru pada pagi tadi mereka masuk hingga ke dalam kompleks perumahan karyawan dan memicu kepanikan.

Dalam rekaman video yang beredar di masyarakat, terlihat sejumlah karyawan sempat menyaksikan kemunculan satwa dilindungi tersebut dari jarak dekat. Beberapa gajah tampak berjalan perlahan memasuki area mes. Tidak lama berselang, sebagian kawanan bergerak mendekati kerumunan warga.

Situasi pun berubah tegang. Gajah-gajah itu tiba-tiba bergerak lebih agresif dan mengejar warga yang berada di lokasi. Para karyawan langsung berlarian menyelamatkan diri untuk menghindari amukan hewan berukuran besar tersebut.

Bupati Siak, Afni Zulkifli, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan laporan diterima dari warga terkait masuknya kawanan gajah ke mes karyawan PT Arara Abadi di Rantau Bertuah. “Benar, kejadian tadi pagi di mes karyawan PT Arara Abadi. Dilaporkan oleh warga,” ujar Afni.

Menurutnya, berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, sejumlah fasilitas mengalami kerusakan akibat diinjak-injak kawanan gajah. “Sejauh ini laporan hanya lima petak rumah karyawan dan kendaraan sepeda motor saja yang diinjak-injak. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.

Afni menambahkan, pihaknya telah meminta perangkat daerah terkait untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi terkini dan melakukan penanganan. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan aparat keamanan serta instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian serupa terulang.

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima, kawanan gajah tersebut memang telah terlihat berkeliaran di sekitar wilayah itu dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, sebelumnya dilaporkan ada gajah yang sempat masuk ke area fasilitas umum.“Gajah ini sudah sepekan terakhir berputar-putar di sekitar lokasi. Bahkan ada gajah juga yang pernah masuk ke Puskesmas beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kapolres Siak, Sepuh Siregar, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. “Laporan sementara ini tidak ada korban. Kami sedang dalam perjalanan menuju tempat kejadian perkara,” ujarnya singkat.

Peristiwa ini kembali menyoroti potensi konflik antara satwa liar dan aktivitas manusia di wilayah konsesi maupun sekitar habitat alami gajah. Kawasan Siak dan sekitarnya diketahui menjadi bagian dari jalur jelajah gajah Sumatera yang kerap bersinggungan dengan area perkebunan maupun pemukiman.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu agresivitas satwa liar. Upaya penanganan lebih lanjut akan dilakukan bersama pihak berwenang guna memastikan keselamatan warga sekaligus menjaga kelestarian satwa dilindungi tersebut.*03*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.