Kapolda Riau Turun Tangan! Minta Jembatan Merah Putih Presisi Dikebut

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau pembangunan jembatan dan meminta proses dipercepat. (Polres Kampar)

BANGKINANG, RIAUKU.COM - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kampar dengan meninjau langsung pembangunan jembatan di Desa Lubuk Agung, Kecamatan XIII Koto Kampar, Jumat (20/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Riau menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek demi menjamin akses mobilitas masyarakat desa.

Kapolda didampingi Hengki Haryadi selaku Wakapolda Riau, sejumlah pejabat utama Polda Riau, serta Boby Putra Ramadhan Sebayang selaku Kapolres Kampar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Polda Riau Kombes Ino Harianto, Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Wibawa, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, serta tokoh masyarakat setempat.

Di lokasi pembangunan, Kapolda menerima paparan dari Kapolres Kampar mengenai progres pengerjaan jembatan yang dikenal dengan nama Jembatan Merah Putih Presisi. Berdasarkan laporan tersebut, pembangunan telah memasuki tahap akhir atau finishing. Saat ini, personel Brimob Polda Riau bersama jajaran Polres Kampar dan masyarakat tengah merampungkan proses pengecatan serta penyempurnaan konstruksi.

Meski demikian, Kapolda meminta agar Satgas Darurat Jembatan Polda Riau mempercepat penyelesaian pekerjaan agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat. “Tolong ini dipercepat supaya masyarakat bisa menggunakan akses jembatan ini dengan aman dan nyaman,” ujar Irjen Herry Heryawan di sela peninjauan.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan keadilan akses bagi masyarakat di wilayah pelosok. Ia menegaskan bahwa warga desa berhak merasakan kemudahan mobilitas yang sama seperti masyarakat di perkotaan. 

“Ada keadilan yang harus kita bangun di situ. Saudara-saudara kita di daerah berhak memiliki dan merasakan akses yang mudah, sama seperti di tempat lain,” tegasnya.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang mengusung tema “Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan” ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membuka konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, aktivitas pendidikan, hingga layanan kesehatan diharapkan menjadi lebih lancar.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Kapolda Riau dan jajaran terhadap percepatan pembangunan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya proyek ini.

“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan langkah strategis untuk membuka konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Bapak Kapolda Riau dan jajaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda berharap jembatan ini nantinya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bagi petani yang menuju kebun, anak-anak yang berangkat ke sekolah, serta warga yang membutuhkan akses cepat ke fasilitas kesehatan.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam bentuk yang humanis dan solutif. Tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, kepolisian juga terlibat aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Dengan progres yang kini memasuki tahap akhir, masyarakat Desa Lubuk Agung dan sekitarnya berharap jembatan tersebut segera rampung dan dapat digunakan. Kehadirannya diyakini akan memperpendek jarak, mempercepat aktivitas, serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga di Kecamatan XIII Koto Kampar dan sekitarnya.*03*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.