Wheelchairs for Kids Salurkan 40 Kursi Roda Adaptif Bagi Disabilitas di Riau

Sebanyak 40 kursi adaptif disalurkan Wheelchairs for Kids dari Australia kepada penyandang disabilitas di Riau. (ist)

PEKANBARU, RIAUKU.COM - Sebanyak 40 kursi roda adaptif gratis disalurkan kepada anak-anak penyandang disabilitas di Provinsi Riau dalam kegiatan kolaboratif yang digelar selama dua hari, 20–21 Februari 2026. Penyaluran bantuan ini diinisiasi oleh Forum Lintas Organisasi Penyandang Disabilitas Provinsi Riau dan difasilitasi oleh Dinas Sosial Provinsi Riau melalui UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa.

Kegiatan penyerahan bantuan dipusatkan di Aula UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa, Pekanbaru. Proses distribusi tidak hanya dilakukan secara simbolis, tetapi melalui tahapan pendataan dan verifikasi yang melibatkan sejumlah organisasi penyandang disabilitas di Riau. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Bantuan kemanusiaan ini berasal dari Australia melalui Wheelchairs for Kids dan difasilitasi oleh Global Village Foundation Bali sebagai mitra di Indonesia. Seluruh kursi roda yang disalurkan merupakan kursi roda adaptif yang dirancang khusus untuk menunjang mobilitas, kenyamanan, serta mendukung aktivitas pendidikan dan sosial anak-anak penyandang disabilitas.

Dari total 40 penerima manfaat, sebanyak 12 anak berasal dari Kabupaten Kampar, dua anak dari Kabupaten Kepulauan Meranti, dan 26 anak dari Kota Pekanbaru. Distribusi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses alat bantu mobilitas bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus di berbagai wilayah Riau.

Kepala UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa, Ermila Roza, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kursi roda adaptif bukan sekadar alat bantu, melainkan sarana untuk membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Bantuan ini bukan hanya tentang mobilitas, tetapi juga tentang kemandirian dan peningkatan kualitas hidup anak-anak penyandang disabilitas di Riau,” ujarnya.

Perwakilan Forum Lintas Organisasi Penyandang Disabilitas, Lianny R, menambahkan bahwa kegiatan ini mencerminkan kekuatan sinergi antarorganisasi lokal dengan mitra internasional. Menurutnya, kerja sama semacam ini perlu terus didorong agar semakin banyak anak penyandang disabilitas yang merasakan manfaat nyata. “Kami berharap inisiatif seperti ini berkelanjutan sehingga lebih banyak anak disabilitas di Riau dapat terbantu,” katanya.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Kepolisian Daerah Riau, Baznas Provinsi Riau, Bappeda Riau, Biro Kesra, serta PT PER. Keterlibatan banyak pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Perwakilan Wheelchairs for Kids yang juga mewakili Global Village Foundation Bali, Andy, menyampaikan komitmen untuk terus mendukung anak-anak penyandang disabilitas di Riau. Ia menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk bergerak, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Kami percaya bantuan ini dapat memberikan dampak nyata. Ke depan, kami membuka peluang untuk kembali menyalurkan bantuan serupa,” ungkapnya.

Salah satu orang tua penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Ia menyebut kursi roda adaptif tersebut sangat membantu anaknya untuk lebih mandiri dan percaya diri dalam beraktivitas, termasuk dalam mengikuti kegiatan pendidikan.

Penyaluran 40 kursi roda adaptif ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi penyandang disabilitas, dan mitra internasional dalam memperkuat layanan sosial yang inklusif. Upaya bersama ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di Provinsi Riau.*03*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.