Serie A Italia

Juventus Makin Terpuruk! Dipermalukan Como di Turin

Pemain Como 1907 meluapkan kegembiraan ke arah fansnya setelah mengalahkan Juventus di Turin. (ist)

TURIN, RIAUKU.COM – Juventus kembali menelan pil pahit setelah takluk 0-2 dari Como 1907 pada pekan ke-26 Serie A, Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Kekalahan di Allianz Stadium itu semakin menyulitkan langkah Bianconeri untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Tim tamu tampil efektif dan disiplin sepanjang pertandingan. Gol cepat dari Mergim Vojvoda pada menit ke-11 langsung membungkam publik tuan rumah. Keunggulan Como kemudian digandakan oleh Maxence Caqueret pada menit ke-61, memastikan tiga poin berharga dibawa pulang.

Hasil ini menjadi kekalahan ketiga Juventus dalam sepekan setelah sebelumnya juga tumbang dari Inter Milan dan Galatasaray di ajang berbeda. Rentetan hasil negatif tersebut membuat tim asuhan Luciano Spalletti tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan 46 poin. Como kini membuntuti di posisi keenam dengan selisih hanya satu angka.

Sejak awal laga, Juventus sebenarnya berusaha tampil agresif. Peluang pertama hadir pada menit kelima lewat sepakan jarak jauh Kenan Yildiz, namun kiper Como, Jean Butez, sigap mengamankan bola.

Alih-alih memimpin, Juventus justru kecolongan. Serangan balik cepat Como dimaksimalkan dengan baik. Umpan dari Tasos Douvikas diterima Vojvoda yang kemudian menusuk ke dalam kotak penalti. Ia sukses mengecoh Teun Koopmeiners sebelum melepaskan tembakan terarah ke sudut kiri gawang yang tak mampu dijangkau kiper Michele Di Gregorio.

Tertinggal satu gol, Juventus meningkatkan intensitas serangan. Lois Openda memperoleh peluang pada menit ke-22, tetapi kembali digagalkan Butez yang tampil gemilang di bawah mistar. Como bahkan hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-37 melalui sepakan jarak jauh Lucas da Cunha yang membentur tiang gawang.

Memasuki babak kedua, tekanan Juventus belum juga membuahkan hasil. Sepakan kaki kiri Francisco Conceicao pada menit ke-48 masih mampu diamankan Butez. Justru Como yang kembali menghukum kelengahan tuan rumah.

Pada menit ke-61, serangan balik cepat kembali menjadi mimpi buruk bagi Juventus. Da Cunha menerima umpan terobosan dari Matias Perrone sebelum mengirim bola kepada Caqueret yang berlari tanpa kawalan. Dengan penyelesaian tenang, Caqueret menaklukkan Di Gregorio untuk kedua kalinya.

Juventus mencoba bangkit di sisa waktu pertandingan. Tendangan bebas Koopmeiners pada menit ke-84 sempat memberikan harapan, tetapi bola hanya membentur tiang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk Como tidak berubah.

Spalletti tak menutupi kekecewaannya atas performa tim. Ia menilai krisis kepercayaan diri menjadi faktor utama di balik hasil buruk yang dialami Juventus dalam beberapa laga terakhir.

“Ada momen ketika kami tampil penuh antusiasme, namun ketika itu hilang, kepercayaan diri ikut runtuh. Kesalahan-kesalahan kecil menjadi sangat merugikan dan sulit untuk bangkit secara psikologis,” ujarnya.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Juventus menjadi empat kekalahan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang. Dengan persaingan papan atas yang semakin ketat, Si Nyonya Tua kini berada dalam tekanan besar untuk segera menemukan kembali performa terbaiknya jika ingin menjaga peluang tampil di kompetisi elite Eropa musim depan.*03*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.