Polisi di Bangko Pusako Buru Balap Liar dan Tawuran
BAGANBATU, RIAUKU.COM - Suasana dini hari di wilayah Bangko Pusako, Sabtu (21/2/2026), belum sepenuhnya terang ketika sejumlah personel kepolisian mulai bergerak menyusuri jalanan. Waktu menunjukkan sekitar pukul 05.00 WIB, bertepatan dengan masyarakat bersiap melaksanakan Salat Subuh. Di saat sebagian warga masih mengantuk usai sahur, aparat justru meningkatkan kewaspadaan.
Jajaran Polsek Bangko Pusako menggelar patroli dan pengamanan Salat Subuh dalam rangka Operasi Tertib Ramadan 2026. Kegiatan ini difokuskan pada penjagaan rumah ibadah sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan yang kerap muncul pada waktu subuh selama bulan suci.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Kapolsek Bahagia Ginting menjelaskan bahwa momen menjelang dan setelah Salat Subuh menjadi waktu rawan munculnya aktivitas negatif remaja, khususnya balap liar dan tawuran. “Dalam rangka Operasi Tertib Ramadan 2026, kami melaksanakan patroli dan pengamanan Salat Subuh di masjid dan musala, sekaligus mengantisipasi potensi balap liar serta tawuran remaja,” ujarnya.
Personel yang terlibat dalam patroli antara lain Aipda J. Barus, Aipda Suriyanto, dan Brigadir Standly. Mereka menyisir sejumlah titik, mulai dari masjid, musala, hingga kawasan yang biasa menjadi tempat berkumpulnya anak muda selepas sahur.
Patroli dilakukan secara humanis. Petugas tidak hanya berjaga di depan rumah ibadah, tetapi juga berdialog dengan masyarakat dan remaja yang masih berada di luar rumah. Polisi mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama Ramadan agar ibadah berlangsung khusyuk.
Di beberapa lokasi, petugas menemukan kelompok remaja yang masih nongkrong setelah sahur. Mereka langsung diberikan imbauan agar segera pulang dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Menurut Kapolsek, peningkatan patroli merupakan langkah preventif. Ramadan seringkali diwarnai meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hingga subuh hari, sehingga potensi gangguan keamanan ikut meningkat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan nyaman. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah gangguan kamtibmas sejak dini,” jelasnya.
Ia menambahkan, peran keluarga sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif. Orang tua diminta lebih aktif mengawasi anak-anaknya, terutama setelah sahur hingga waktu subuh, yang kerap dimanfaatkan untuk berkumpul di luar rumah.
“Pengawasan orang tua menjadi kunci. Banyak kejadian bermula dari sekadar berkumpul, lalu berujung balap liar atau tawuran,” katanya.
Selain patroli, polisi juga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan. Kolaborasi antara warga dan aparat dinilai menjadi faktor utama menciptakan keamanan lingkungan.
Selama Ramadan, kegiatan patroli subuh akan rutin dilakukan setiap hari. Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah.
Polsek berharap seluruh elemen masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif. Dengan demikian, Ramadan dapat dilalui sebagai bulan penuh ibadah, bukan kekhawatiran.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Ramadan adalah bulan yang seharusnya membawa ketenangan,” tutup Kapolsek. *03*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar