Ribuan Warga Padati Mapolres Siak, Pesan Ramadan UAS Bikin Haru

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menghadiri tabligh akbar UAS di Polres Siak. (dok. Polda Riau)

SIAK, RIAUKU.COM  — Suasana berbeda tampak di halaman Markas Kepolisian Resor Siak pada Jumat (20/2/2026) malam. Ratusan warga bersama aparat TNI dan Polri berkumpul mengikuti tabligh akbar yang menghadirkan penceramah kondang Abdul Somad. Kegiatan keagamaan ini digelar untuk mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Acara tersebut dihadiri langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, serta jajaran pejabat utama Polda Riau. Hadir pula Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, termasuk Bupati Siak Afni Zulkifli.

Kapolres Siak menjelaskan, tabligh akbar sengaja digelar di lingkungan kantor polisi agar masyarakat merasa lebih dekat dengan aparat. Menurutnya, lokasi Mapolres yang relatif jauh dari pemukiman membuat interaksi langsung dengan warga belum maksimal.

“Momentum Ramadan dan kehadiran Ustaz Abdul Somad kami manfaatkan untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat. Kami ingin warga merasa memiliki Polres Siak. Sinergi inilah kunci menjaga keamanan,” ujar AKBP Sepuh dalam sambutannya.

Selain penguatan spiritual, Kapolres juga mengingatkan warga memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 sebagai jalur cepat melaporkan gangguan keamanan. Ia berharap masyarakat tidak ragu berkomunikasi dengan polisi, terutama selama aktivitas ibadah Ramadan yang biasanya berlangsung hingga malam hari.

Ceramah berlangsung sekitar 90 menit dan dipenuhi suasana khidmat sekaligus hangat. Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Somad menekankan bahwa tugas kepolisian kini semakin luas, tidak hanya menjaga manusia tetapi juga lingkungan.

Ia menyinggung konsep “green policing” yang mengintegrasikan pengamanan dengan pelestarian alam. Menurutnya, menjaga bumi dari kerusakan merupakan bagian dari ibadah.

“Menjaga keamanan itu bukan hanya dari kejahatan manusia, tetapi juga dari kerusakan alam. Menanam pohon, menjaga sungai, itu juga amal saleh,” ujarnya disambut antusias jamaah.

UAS juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai sekolah disiplin dan kesabaran. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat bekerja sambil memperbanyak sedekah serta ibadah.

Kehadiran tokoh nasional dan pimpinan kepolisian memberikan kesan mendalam bagi warga. Rahmad (38), warga Kecamatan Dayun, mengaku baru pertama kali mengikuti pengajian besar di kantor polisi.

“Jarang ada acara sebesar ini di Mapolres. Rasanya polisi dan masyarakat duduk sama rendah, belajar bersama. Ini menyejukkan,” katanya.

Acara berakhir sekitar pukul 22.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas soliditas antarinstansi di Kabupaten Siak dalam menjaga situasi kamtibmas selama Ramadan.

Melalui pendekatan religius dan humanis, kepolisian berharap kepercayaan publik semakin meningkat. Tabligh akbar ini menjadi simbol bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.*03*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.