Prabowo Panen Besar di AS, Bawa 11 Kesepakatan Investasi Rp649 Triliun

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 MoU antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat di Washington, Kamis (19/02/2026). (ist)

WASHINGTON DC, RIAUKU.COM  — Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat menghasilkan kesepakatan ekonomi besar. Dalam agenda bersama US Chamber of Commerce, Indonesia dan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat menandatangani 11 kerja sama perdagangan dan investasi senilai US$38,4 miliar atau sekitar Rp649 triliun.

Kesepakatan tersebut diumumkan dalam jamuan makan malam bisnis di Washington pada Rabu (18/2) waktu setempat. Data U.S.-ASEAN Business Council menyebutkan kerja sama mencakup pembelian komoditas pertanian hingga proyek industri berteknologi tinggi.

Indonesia akan membeli satu juta metrik ton kedelai, 1,6 juta ton jagung, dan 93.000 ton kapas asal Amerika Serikat. Selain itu, Indonesia juga berencana mengimpor satu juta ton gandum tahun ini dan meningkat hingga lima juta ton pada 2030.

Nilai transaksi komoditas tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta hingga miliaran dolar. Pembelian kedelai ditaksir bernilai 685 juta dolar AS, gandum 1,25 miliar dolar AS, kapas 122 juta dolar AS, serta tambahan impor pakaian bekas cacah untuk daur ulang sekitar 200 juta dolar AS.

Data perdagangan menunjukkan Indonesia selama ini memang menjadi salah satu pembeli utama produk pertanian Amerika. Dalam periode 2015–2024, Indonesia rata-rata mengimpor 2,3 juta ton kedelai per tahun dari AS, sekitar 800.000 ton gandum, serta ratusan ribu ton kapas dan jagung.

Namun kesepakatan kali ini tidak hanya soal pangan. Pemerintah juga menandatangani kerja sama sektor energi, mineral, dan teknologi. Nota kesepahaman pengembangan mineral kritis ditandatangani antara Kementerian Investasi Indonesia dan Freeport-McMoRan. Di sektor energi, Pertamina menjalin kerja sama pemulihan ladang minyak dengan Halliburton.

Salah satu proyek terbesar berada di industri semikonduktor. Terdapat dua perjanjian usaha patungan, termasuk proyek senilai hampir 4,9 miliar dolar AS yang digadang-gadang menjadi fondasi rantai pasok chip masa depan di Indonesia.

Dalam pidatonya, Prabowo mengundang investor Amerika untuk memperluas investasi di Tanah Air. Ia menegaskan stabilitas ekonomi dan politik Indonesia menjadi daya tarik utama bagi dunia usaha global. “Kami terbuka terhadap investasi. Kami kompetitif, atraktif, dan memiliki cadangan mineral penting untuk teknologi masa depan,” ujarnya.

Menurut Presiden, pemerintah juga terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat penegakan hukum guna mencegah praktik korupsi maupun kartel usaha.

Selain perjanjian dagang, kunjungan ini juga menjadi bagian dari agenda diplomasi strategis. Prabowo dijadwalkan menghadiri sidang perdana forum perdamaian internasional serta bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna menandatangani kesepakatan perdagangan timbal balik yang telah dinegosiasikan sejak tahun lalu. Secara keseluruhan terdapat 11 nota kesepahaman yang diteken, meliputi sektor agrikultur, tekstil, furnitur, kawasan perdagangan bebas, energi, hingga semikonduktor.

Pemerintah menilai paket kerja sama ini bukan sekadar peningkatan perdagangan jangka pendek, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan, industrialisasi hilirisasi mineral, dan transformasi teknologi nasional.

Dengan nilai mencapai ratusan triliun rupiah, hasil kunjungan tersebut menandai salah satu kesepakatan ekonomi terbesar Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus mempertegas arah kebijakan luar negeri ekonomi Indonesia yang semakin aktif mencari mitra strategis global. 

Ini Daftar 11 Kesepatan Kerjasama tersebut: 

  • Memorandum of Agreement tentang Critical Minerals, ditandatangani oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk, dan President Director PT Freeport Indonesia Tony Wenas;
  • MoU Oilfield Recovery antara Pertamina dan Halliburton, ditandatangani oleh CEO Pertamina Simon Mantiri dan President Director Halliburton Ankush Balla;
  • MoU di bidang Agrikultur (Jagung) antara PT Cargill Indonesia, PT Arena Agro Andalan, dan Cargill Inc., ditandatangani oleh Managing Director AmCham yang mewakili Fanny Hosea (PT Sorini Agro Asia Corporindo/Cargill Indonesia), Donna Priadi, dan Director of International Government Relations (China & APAC) at Cargill Elizabeth Struse;
  • MoU tentang Cotton antara Busana Apparel Group dan U.S. National Cotton Council, ditandatangani oleh Chief Marketing Officer Busana Apparel Manish Virmani serta Senior Government Relations Director for the National Cotton Council Jeff Kuckkuck;
  • MoU tentang Cotton antara Daehan Global dan U.S. National Cotton Council, ditandatangani oleh CEO Daehan Global Boo Hyung Lee dan Senior Government Relations Director for the National Cotton Council Jeff Kuckkuck;
  • MoU tentang Shredded Worn Clothing antara Asosiasi Pertekstilan Indonesia, PT Pan Brothers, dan Ravel, ditandatangani oleh CEO PT Pan Brothers Ludijanto Setijo dan CEO Ravel Zahlen Titcomb;
  • MoU tentang Furnitur antara ASMINDO (Indonesian Furniture Industry & Handicraft Association) dan Bingaman & Son Lumber Inc., ditandatangani oleh CEO Vivere Group (ASMINDO) Dedy Rochimat dan Director of Exports Jeremy Roupp;
  • MoU tentang Semikonduktor antara Galang Bumi Industri dan Essence, ditandatangani oleh President Director Ahmad Maaruf Maulana dan President Director Chester Coleman;
  • MoU tentang Semikonduktor antara Galang Bumi Industri (GBI) dan Tynergy Technology Group, ditandatangani oleh Director GBI Kadafi Yahya Muhamad dan President Director Yan Purba;
  • MoU tentang Transnational Free Trade Zone Friendship antara Galang Bumi Industri dan Solanna Group LLC, ditandatangani oleh Director Tjaw Hioeng dan President Solanna Group David Fordon;
  • MoU tentang Furnitur/Wood Products antara Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dan American Hardwood Export Council, ditandatangani oleh Head of Promotion and Marketing for the Americas Rudy Hartono dan Executive Director American Hardwood Export Council Michael Snow.

*03*


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.