Liga Champion

Gordon Mengamuk! Newcastle Hancurkan Qarabag 6-1

Pemain Newcastle United Anthony Gordon melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Qarabag di laga playoff Liga Champions.(AFP)

BAKU, RIAUKU.COM - Dini hari yang biasanya tenang di Baku berubah menjadi malam panjang bagi fans Qaraba? FK yang menjamu Newcastle United pada leg pertama playoff menuju 16 besar Liga Champions UEFA, Kamis (19/02/2026) dini hari WIB. Sorotan lampu menyinari megahnya Tofiq Bahramov Stadium menjadi pembantaian tim tamu.

Tak banyak yang menyangka laga ini akan berubah menjadi pertunjukan satu arah, dan mimpi buruk bagi tuan rumah. Baru tiga menit pertandingan berjalan, stadion langsung hening. Umpan terobosan panjang dari Dan Burn memecah pertahanan Qarabag. Bola jatuh tepat ke kaki Anthony Gordon yang berlari tanpa kawalan. Dengan dingin ia menaklukkan kiper Mateusz Kochalski. Skor 0-1, dan itu baru permulaan.

Lima menit kemudian, Newcastle kembali menghantam. Umpan silang akurat Kieran Trippier disambut sundulan keras Malick Thiaw. Bola menghujam gawang tanpa ampun. Para pendukung tuan rumah mulai gelisah, sesuatu yang buruk sedang datang.

Menit ke-32, penderitaan bertambah. Wasit menunjuk titik putih setelah handball di kotak penalti. Gordon maju sebagai eksekutor dan menuntaskannya dengan sempurna. Dua menit berselang, ia kembali mencetak gol lewat serangan terbuka setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Qarabag.

Hat-trick? Belum cukup. Menjelang turun minum, pelanggaran keras kembali menghadiahkan penalti untuk Newcastle. Gordon lagi, dan lagi-lagi gol. Empat gol hanya dalam satu babak. Para pemain Qarabag terlihat saling menatap. Seperti tak percaya papan skor menunjukkan 0-5 sebelum jeda.

Pelatih tuan rumah Qurban Qurbanov mencoba mengubah segalanya di babak kedua. Pergantian pemain dilakukan, lini belakang dirapatkan, dan tempo permainan diperlambat.

Upaya itu sempat membuahkan hasil. Menit ke-55, bek kiri Elvin Cafarguliyev menerima umpan dari Abdellah Zoubir sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Nick Pope. Stadion akhirnya bersorak, skor menjadi 1-5.

Gol tersebut sempat menghidupkan harapan. Beberapa menit, Qarabag bermain lebih berani. Namun Newcastle tetap tenang, mengontrol bola, dan mematikan tempo.

Pelatih Eddie Howe kemudian melakukan rotasi. Masuknya Jacob Murphy langsung memberi dampak. Menit ke-72, ia melepaskan tembakan yang berbelok arah setelah mengenai bek lawan dan mengecoh kiper. Gol keenam. Harapan tuan rumah pun benar-benar padam.

Sisa pertandingan hanya menjadi soal waktu. Newcastle bermain disiplin, sementara Pope beberapa kali menggagalkan tembakan jarak jauh Qarabag. Peluit panjang akhirnya berbunyi. Skor 6-1 bertahan. 

Kemenangan besar ini menjadi bekal luar biasa bagi Newcastle jelang leg kedua di St James' Park. Dengan agregat sementara yang nyaris tak terkejar, satu kaki mereka sudah menapak babak 16 besar dan Eropa kini mulai menyadari: The Magpies bukan lagi sekadar kuda hitam. *03*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.