Ini Jadwal Lengkap Libur Sekolah Dari Ramadan Sampai Lebaran
JAKARTA, RIAUKU.COM - Penantian umat Islam akhirnya terjawab. Melalui sidang isbat yang digelar pemerintah, awal Ramadan 1447 Hijriah resmi ditetapkan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini langsung disambut antusias masyarakat, termasuk para siswa dan orang tua yang sejak awal menanti kepastian jadwal belajar selama bulan suci.
Tak hanya menetapkan awal puasa, pemerintah juga mengatur skema pembelajaran khusus bagi peserta didik. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bersama yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Kementerian Agama Republik Indonesia, dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa pada awal Ramadan, siswa tidak langsung mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Sebaliknya, kegiatan belajar dilakukan secara mandiri di rumah dan lingkungan sekitar.
“Pada tanggal 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah,” demikian bunyi ketentuan dalam edaran tersebut.
Artinya, sejak Rabu, 18 Februari 2026, anak-anak sudah tidak masuk sekolah secara fisik. Mereka menjalani pembelajaran dari rumah hingga Sabtu, 21 Februari 2026. Momen ini memberi ruang adaptasi bagi siswa untuk mulai berpuasa tanpa tekanan aktivitas sekolah yang padat.
Suasana awal Ramadan pun terasa lebih khusyuk. Anak-anak dapat mengikuti sahur pertama bersama keluarga, beribadah tarawih, dan menyesuaikan ritme harian tanpa harus bergegas ke sekolah di pagi hari.
Setelah empat hari pembelajaran mandiri, kegiatan belajar mengajar kembali normal. Siswa dijadwalkan masuk sekolah pada Senin, 23 Februari 2026.
Sejak tanggal tersebut hingga pertengahan Maret, aktivitas belajar berlangsung seperti biasa, dengan penyesuaian jam pelajaran yang umumnya lebih singkat selama Ramadan. Sekolah tetap beroperasi dari 23 Februari hingga 14 Maret 2026, termasuk hari Sabtu bagi sekolah yang memang memiliki jadwal enam hari belajar.
Memasuki pertengahan Ramadan, pemerintah kembali menetapkan masa libur panjang menjelang dan setelah Idul Fitri 1447 Hijriah. Libur dimulai pada Senin, 16 Maret 2026 dan berlangsung hingga Jumat, 27 Maret 2026. Bahkan, akhir pekan pada 28 dan 29 Maret 2026 turut memperpanjang masa libur siswa.
Hari Raya Idul Fitri 1447 H sendiri diperkirakan jatuh pada Sabtu dan Minggu, 21–22 Maret 2026. Dengan demikian, siswa menikmati masa libur yang cukup panjang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga, bersilaturahmi, dan mudik ke kampung halaman. Setelah hampir dua pekan libur, kegiatan belajar mengajar kembali aktif pada Senin, 30 Maret 2026.
Rangkaian kebijakan ini menunjukkan upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara pendidikan dan kekhusyukan ibadah Ramadan. Siswa tetap menjalankan kewajiban belajar, namun dengan pola yang lebih fleksibel dan ramah terhadap kondisi fisik selama berpuasa.
Kini, kalender pendidikan Ramadan 2026 sudah jelas. Para orang tua dapat menyusun agenda keluarga, sementara siswa bisa bersiap menyambut bulan suci dengan lebih tenang, karena awal puasa sudah pasti, dan jadwal libur pun sudah di tangan. *03*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar