Bupati Siak Minta OPD Siapkan 5 Program Prioritas Terukur
SIAK – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak menyiapkan minimal lima program prioritas yang terukur dan wajib diselesaikan dalam waktu enam bulan ke depan. Bila tidak tercapai selama enam bulan, bakal dimutasi.
Penegasan itu disampaikan Bupati Siak, saat memimpin rapat staf dihadiri Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala OPD, serta camat, di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Senin (26/1/2026).
Berita Terkait
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Bareskrim Tetapkan Ketua Kadin Sultra Tersangka Tambang Nikel Ilegal
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
Kebijakan tersebut, kata Bupati Afni, merupakan arahan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), sekaligus menjadi dasar evaluasi kinerja OPD dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) pejabat.
“Tolong berikan lima program yang terukur dalam enam bulan harus tercapai. Jadi kalau ada pejabat yang dimutasi atau demosi, itu bukan soal suka atau tidak suka, tapi karena janji SKP-nya tidak tercapai,” tegas dia.
Bupati Siak juga menekankan, hasil rapat tersebut menjadi komitmen bersama seluruh OPD terhadap kinerja enam bulan ke depan, dengan sistem penilaian berbasis performa.
“Itulah janji bapak/ibu untuk kinerja enam bulan ke depan. Sekarang semuanya berbasis kinerja dan performa. Kalau bapak ibu bagus, kita lanjutkan,” terang dia.
Selain itu, Afni juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, belanja daerah, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Tadi kami menerima kedatangan Pak Kejati, beliau mengingatkan kita, cara belanja harus ekstra hati-hati. Pemeriksaan internal pasti akan masuk, jadi siapkan semua data. Begitu juga pengelolaan BUMD,” jelasnya.
Menurut Afni, pengawasan terhadap ASN datang dari berbagai pihak. Namun hal itu bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menjaga integritas dan profesionalisme.
“Kerja bapak ibu diawasi semua pihak yang langsung ke pimpinan. Tapi kita tidak risih, kalau kita menjaga bersih. Maka hati-hati dalam bekerja, tapi tetap semangat,” ungkap dia.
Selain target lima program prioritas, Bupati Siak juga mendorong percepatan penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Siak agar penempatan ASN sesuai dengan kompetensi dan profesionalisme.
“Mari kita bergerak ke arah manajemen talenta. Saya minta betul-betul dalam enam bulan ini sudah beralih ke arah manajemen talenta. Dengan begitu, InsyaAllah tidak lagi kita bicara soal like or dislike urusan politik,” kata dia. (dmy)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar