Liga Champion

Kick-off Ditunda, Dortmund Bikin Atalanta Shock Sejak Awal

Pemain Borussia Dortmund, Serhou Guirassy, berhasil menyundul bola ke gawang Atalenta. (ist)

DORTMUND, RIAUKU.COM - Laga Liga Champions di Signal Iduna Park pada Rabu (18/02/2026) dini hari tadi sempat diawali kepanikan. Bus pemain Borussia Dortmund terjebak macet dan membuat kick-off tertunda sekitar 15 menit. Para suporter menunggu gelisah, sementara pemain bahkan nyaris tak punya waktu persiapan normal.

Namun begitu pertandingan dimulai, justru tim tamu yang terlihat belum siap. Baru tiga menit berjalan, stadion langsung meledak. Umpan silang Julian Ryerson melayang ke tiang jauh dan disambut tandukan keras Serhou Guirassy. Bola meluncur tanpa bisa dihentikan kiper Marco Carnesecchi. Skor 1-0.

Gol cepat itu seperti menampar Atalanta. Mereka sebenarnya unggul penguasaan bola, tetapi Dortmund jauh lebih tajam. Setiap serangan terasa berbahaya.

Atalanta mencoba merespons dengan membangun serangan perlahan. Namun lini tengah Dortmund tampil disiplin dan agresif memotong aliran bola. Alih-alih menyamakan kedudukan, mereka malah terus ditekan.

Menjelang turun minum, petaka kedua datang. Menit ke-42, Guirassy kembali jadi pusat permainan — kali ini sebagai kreator. Ia menusuk dari sisi kanan dan mengirim umpan tarik ke depan gawang. Maximilian Beier muncul tanpa pengawalan dan menyontek bola masuk. 2-0. Signal Iduna Park berguncang.

Babak pertama berakhir dengan wajah frustrasi pemain Atalanta. Mereka menguasai bola, tetapi Dortmund menguasai pertandingan.

Memasuki babak kedua, Atalanta mencoba mengubah pendekatan. Mereka bermain lebih berani dan menekan tinggi. Beberapa peluang tercipta, namun penyelesaian akhir selalu gagal menembus pertahanan tuan rumah.

Dortmund justru nyaris menambah gol lewat tembakan jarak jauh Julian Brandt yang melenceng tipis. Setelah itu laga berjalan lebih terbuka. Atalanta menyerang habis-habisan, sementara Dortmund menunggu celah serangan balik.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor tak berubah. Dortmund menang 2-0. Hasil yang terasa lebih besar dari sekadar dua gol.

Gelandang Atalanta Marten de Roon mengakui timnya kesulitan menghadapi tempo cepat lawan di awal laga, meski ia tetap yakin peluang belum sepenuhnya tertutup. Leg kedua di Bergamo akan menjadi pertaruhan segalanya bagi wakil Italia itu.

Bagi Dortmund, kemenangan ini adalah modal emas menuju babak 16 besar. Mereka hanya butuh hasil imbang pada pertemuan berikutnya.

Datang ke stadion terlambat, tapi pulang dengan kemenangan meyakinkan, sebuah malam di mana Dortmund menunjukkan satu hal: kesiapan mental jauh lebih penting daripada pemanasan panjang.*03*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.