Sempat Tertinggal 2 Gol, PSG Mengamuk Hancurkan AS Monaco
MONACO, RIAUKU.COM - Awalnya laga pada Rabu (18/02/2026) dini hari terasa seperti mimpi buruk bagi Paris Saint-Germain. Baru semenit pertandingan berjalan, para pemain bahkan belum benar-benar menyentuh ritme, gawang mereka sudah bergetar. Publik tuan rumah bersorak keras ketika AS Monaco langsung menghantam tanpa basa-basi.
Serangan pertama langsung berbuah gol. Aleksandr Golovin menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan matang ke kotak penalti. Folarin Balogun berdiri bebas, tanpa penjagaan, dan menanduk bola ke gawang. Waktu bahkan belum menunjukkan satu menit, tapi PSG sudah tertinggal.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,992 Juta per Gram
Alih-alih bangkit, situasi makin buruk. Monaco tampil efisien meski kalah penguasaan bola. Menit ke-18, kerja sama satu-dua cepat membuat pertahanan PSG kembali terbuka. Balogun lagi-lagi muncul sebagai mimpi buruk. Kali ini ia menggiring bola sendiri ke kotak penalti dan menembak datar ke pojok gawang. Skor 2-0. Stadion bergemuruh, sementara pemain PSG tampak kebingungan.
PSG sebenarnya punya kesempatan emas membalas. Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan di kotak terlarang dan wasit menunjuk titik putih. Vitinha maju sebagai algojo. Namun tendangannya dimentahkan kiper Philipp Kohn. Momen itu terasa seperti pertanda malam panjang bagi tim tamu.
Pelatih PSG kemudian mengambil keputusan berani: menarik Ousmane Dembele dan memasukkan Desire Doue. Pergantian ini mengubah segalanya.
Hanya dua menit setelah masuk, Doue menembak keras ke tiang jauh. Gol! PSG memperkecil skor menjadi 1-2. Energi tim tamu berubah total. Mereka mulai menekan tanpa henti. Menjelang turun minum, tembakan Doue ditepis Kohn, tapi bola muntah disambar Achraf Hakimi. Kedudukan 2-2. Stadion mendadak sunyi.
Babak kedua baru berjalan beberapa menit saat pertandingan benar-benar berbalik arah. Golovin melakukan tekel keras kepada Vitinha. Setelah melihat VAR, wasit mengubah kartu kuning menjadi merah. Monaco harus bermain dengan 10 orang.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan PSG dengan sabar. Serangan demi serangan dibangun rapi dari sisi kanan. Menit ke-67, kombinasi cepat para gelandang membuka ruang tembak. Doue kembali muncul, dan lagi-lagi menaklukkan Kohn. Skor 3-2. Comeback sempurna.
Sisa laga berubah menjadi pertahanan total Monaco. Mereka bertahan mati-matian, sementara PSG mengontrol tempo agar tak memberi celah serangan balik. Hingga peluit akhir berbunyi, skor tetap bertahan.
Kemenangan ini membuat PSG membawa modal besar menuju leg kedua di Parc des Princes. Dari tertinggal dua gol dalam 18 menit, mereka pulang sebagai pemenang. Sebuah malam yang dimulai dengan kepanikan, dan berakhir dengan remontada yang akan lama dikenang di Liga Champions. *03*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar