Taklimat Ramadan 1447 H, FKPMR: Jaga Marwah Negeri Serambi Melayu

Ketua Umum FKPMR, Drs. H. Raja Mambang Mit, Sekjen Dr. H. Ahmad Hijazi, SE., M.Si dan seluruh pengurus dan anggota menyampaikan Taklimat Ramadan 1447 H. (ist)

PEKANBARU - Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) menyampaikan Taklimat Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat di Bumi Lancang Kuning. Seruan ini menyambut Bulan Suci Ramadan sebagai pengingat bersama agar Ramadan disambut dengan iman teguh, adab terpelihara, serta semangat menjaga marwah Negeri Serambi Melayu Riau.

Taklimat diterbitkan pada 25 Sya’ban 1447 H itu, FKPMR menegaskan Riau sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negeri Melayu berpegang pada falsafah luhur: “Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah.” Nilai inilah yang menjadi sendi kehidupan masyarakat, menyatu antara agama, adat, dan budaya.

Ketua Umum FKPMR, Drs. H. Raja Mambang Mit, bersama Sekretaris Jenderal Dr. H. Ahmad Hijazi, SE., M.Si, menyampaikan bahwa Ramadan adalah bulan tarbiyah ruhaniyah, bulan untuk membersihkan hati, memperelok budi, dan memperkukuh ukhuwah.

Untuk itu, FKPMR mengajak seluruh masyarakat bermastautin di Provinsi Riau, baik di kota maupun di kampung-kampung sepanjang aliran Sungai Siak, Indragiri, Kampar hingga pesisir Selat Malaka, agar bersama-sama memelihara norma agama dan adat Melayu yang telah lama menjadi jati diri negeri.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga diharapkan dapat melakukan pembinaan dan pengawasan secara arif dan bijaksana terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mencederai kesucian Ramadan. Upaya ini bukanlah semata penertiban, melainkan ikhtiar menjaga suasana agar umat Islam dapat beribadah dengan khusyuk dan tenteram.

Ukhuwah Sejukan Umat

FKPMR juga menyeru kepada umat Islam agar Ramadan disambut dengan penuh keikhlasan, memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi, serta menjauhi segala larangan Allah SWT. Inilah saatnya memperbaiki diri dan memperindah akhlak, sebagaimana ajaran Rasulullah SAW.

Para alim ulama, ustaz, dan muballigh diharapkan terus menyampaikan dakwah yang menyejukkan, memperkuat Ukhuwah Islamiyah, persaudaraan sesama Muslim; Ukhuwah Wathaniyah, persaudaraan sebangsa dan setanah air; Ukhuwah Basyariyah, persaudaraan sesama manusia serta perbedaan dalam perkara khilafiyah hendaknya disikapi dengan hikmah, agar tidak meretakkan persatuan umat di negeri yang dikenal santun dan beradat ini.

Kepada saudara-saudara non-Muslim, FKPMR juga mengajak untuk bersama-sama menjaga keharmonisan, saling menghormati, serta memelihara keamanan dan ketertiban sepanjang bulan suci Ramadan.

Menjulang Marwah

Taklimat Ramadan 1447 Hijriah ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, sekaligus menjaga marwah dan tuah Negeri Melayu Riau. Semangatnya adalah semangat kebersamaan, ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.

Dengan doa dan harapan, FKPMR memohon agar Ramadan 1447 Hijriah membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Riau, menjadikan negeri ini tetap aman, damai, serta diridhai Allah SWT sebagai “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.”

Ramadan telah di ambang pintu. Sudah selayaknya kita menyambutnya dengan hati yang jernih, lidah yang terjaga, dan perilaku yang beradab, demi Riau yang bermarwah, beradat, dan bernafaskan Islam.  *rls/04

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.