SUV Ini Jadi Rebutan Test Drive di IIMS 2026

Jetour T2 menjadi fenomenal pada ajang IIMS 2026. (ist)

JAKARTA, RIAUKU.COM - Suasana arena test drive di Indonesia International Motor Show 2026 di JIExpo Kemayoran terasa berbeda tahun ini. Sejak pagi hingga malam, antrean pengunjung tak pernah benar-benar kosong. Banyak yang rela menunggu lama hanya demi satu hal: merasakan langsung sensasi mengemudi Jetour T2, SUV pendatang baru yang mendadak jadi magnet pameran otomotif terbesar awal tahun tersebut.

Di tengah puluhan mobil baru yang dipamerkan, justru model yang belum lama hadir di Indonesia ini berhasil mencuri perhatian paling besar. Selama lebih dari sepekan pameran berlangsung, hampir setiap sesi uji jalan dipenuhi pengunjung. Bahkan beberapa waktu, kuota test drive harian sempat habis sebelum sore tiba.

Antusiasme itu akhirnya berbuah penghargaan. Pada penutupan pameran Sabtu (14/02/2026), mobil ini dinobatkan sebagai Most Tested Car Choice, gelar yang diberikan kepada kendaraan dengan jumlah uji coba terbanyak selama pameran. Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan rasa penasaran publik terhadap SUV petualang asal China yang baru dikenalkan ke pasar nasional.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyebut tingginya minat pengunjung menunjukkan industri otomotif tetap bergairah. Menurutnya, meski kondisi ekonomi global sedang tidak menentu, masyarakat Indonesia masih menjadikan pameran otomotif sebagai ajang hiburan sekaligus referensi sebelum membeli kendaraan.

Bikin Orang Kepo

Sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada ajang GJAW 2025, Jetour T2 memang membawa konsep berbeda. Mobil ini diposisikan sebagai SUV adventure — bukan sekadar mobil keluarga, tetapi juga kendaraan untuk perjalanan jauh dan medan menantang.

Di balik kap mesinnya tertanam mesin 2.000 cc T-GDI bertenaga 245 PS dengan torsi 375 Nm. Tenaga tersebut disalurkan lewat transmisi 7-percepatan dual-clutch dan sistem penggerak Realtime 4WD. Kombinasi ini membuat mobil mampu menyesuaikan traksi secara otomatis saat melewati jalan licin, tanjakan, hingga jalur berbatu.

Namun bukan hanya performa yang membuat orang penasaran. Fitur keselamatannya tergolong lengkap untuk kelas menengah. Mobil ini sudah memiliki Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, hingga Lane Keeping Assist — teknologi yang biasanya ditemui pada SUV premium.

Banyak pengunjung mengaku ingin mencoba sendiri apakah sensasi berkendaranya sesuai dengan spesifikasi di atas kertas. Itulah sebabnya area test drive hampir selalu ramai. 

Diterpa Isu

Di tengah popularitasnya, Jetour T2 sempat terseret pemberitaan kecelakaan di Tol Jagorawi. Namun pihak distributor memberikan klarifikasi terbuka terkait kejadian tersebut.

Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan banyak calon konsumen memang menanyakan insiden itu. Tetapi setelah dijelaskan, sebagian besar tetap tertarik mencoba bahkan membeli.

Menurutnya, respons pasar masih positif. Hingga Februari 2026, penjualan nasional telah menembus lebih dari 1.000 unit — angka yang cukup tinggi untuk model baru.

Jadi Fenomena

Predikat mobil paling banyak diuji di IIMS 2026 menjadi bukti bahwa rasa ingin tahu publik berubah menjadi perhatian serius. Di tengah persaingan SUV yang makin padat, Jetour T2 berhasil menempatkan diri sebagai salah satu pemain baru paling diperbincangkan.

Fenomena ini memperlihatkan perubahan perilaku konsumen otomotif Indonesia. Mereka tidak lagi hanya melihat merek lama, tetapi juga terbuka pada pendatang baru selama menawarkan teknologi, performa, dan pengalaman berkendara yang menarik.

Dan di IIMS tahun ini, satu hal terlihat jelas: banyak orang datang sekadar melihat mobil, tetapi pulang dengan cerita setelah mencoba Jetour T2. Sebuah awal yang kuat bagi SUV baru yang langsung jadi pusat perhatian.*04

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.