BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Petir dan Angin Kencang Intai Pekanbaru dan Sekitarnya

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan sepanjang Minggu (15/2/2026). (ist)

PEKANBARU, RIAUKU.COM - Warga Riau diminta bersiap. Langit yang sejak pagi tampak kabur dan berawan bukan sekadar hiasan musim hujan biasa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui BMKG Stasiun Pekanbaru memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan sepanjang Minggu (15/2/2026).

Sejak pagi hari, suasana di sejumlah daerah sudah terasa lembap. Udara terlihat kabur, awan menggantung rendah, dan sinar matahari hanya sesekali menembus celah langit. Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami, menjelaskan bahwa kondisi ini memang sesuai dengan hasil pantauan radar cuaca.

Berdasarkan citra radar, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang telah terjadi di sejumlah wilayah seperti Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Siak, hingga Kuantan Singingi. Beberapa titik bahkan dilaporkan mengalami hujan yang turun cukup merata sejak pagi.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah berawan hingga berawan. Meski terlihat lebih bersahabat, potensi hujan belum sepenuhnya hilang. Hujan ringan masih berpeluang turun di wilayah Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Kampar.

Artinya, aktivitas masyarakat pada siang hari tetap perlu waspada. Perubahan cuaca bisa terjadi secara cepat, terutama di wilayah yang memiliki kelembapan tinggi dan pembentukan awan konvektif yang cukup aktif.

Saat malam tiba hingga dini hari, kondisi udara kabur dan berawan diperkirakan kembali mendominasi hampir seluruh wilayah Riau. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan turun secara merata. Dalam kondisi tertentu, hujan dapat meningkat menjadi lebih deras.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Wilayah yang perlu perhatian khusus meliputi Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu, serta Kota Pekanbaru.

Kondisi ini diperkirakan terjadi pada pagi hari serta kembali berpotensi muncul pada malam hingga dini hari. Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan genangan air, pohon tumbang, maupun gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem yang bersifat lokal dan tiba-tiba.

Dari sisi suhu, udara di Riau diperkirakan berada pada kisaran 22 hingga 32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan relatif tinggi, yakni antara 60 hingga 100 persen. Kombinasi suhu hangat dan kelembapan tinggi ini menjadi faktor pendukung terbentuknya awan hujan.

Sementara itu, angin bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepatan berkisar 10 hingga 30 kilometer per jam. Meski tergolong sedang, hembusan angin dapat terasa lebih kencang saat terjadi hujan lebat disertai petir.

Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah. Kendati demikian, masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut tetap diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas di laut.

BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat diimbau rutin memantau pembaruan informasi resmi agar dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang terjadi.

Hari ini, payung dan kewaspadaan menjadi teman terbaik warga Riau.*04

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.